HTTP Status[404] Errno [0]

Terduga Teroris Moncongloe Maros Kabur

12 November 2012 03:13
Terduga Teroris Moncongloe Maros Kabur
Dua terduga teroris yang diintai Anggota Densus 88 Mabes Polri dan Polda Sulawesi Selatan di kawasan persawahan Desa Pamanjengan Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Minggu (11/11/2012).meloloskan diri. Polres Maros perketat perbatasan untuk mempersempit ruang gerak mereka.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Dua terduga teroris yang diintai Anggota Densus 88 Mabes Polri dan Polda Sulawesi Selatan di kawasan persawahan Desa Pamanjengan Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Minggu (11/11/2012).meloloskan diri. Polres Maros perketat perbatasan untuk mempersempit ruang gerak mereka.

BugisPos — Anggota Densus 88 Mabes Polri dan Polda Sulawesi Selatan masih melakukan pengintaian pada kelompok yang diduga teroris di kawasan persawahan Desa Pamanjengan Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Minggu (11/11/2012). Hingga pukul 20.00 wita polisi masih melakukan pengintaian di lokasi.

Menurut saksi mata, Nurdin (31), ia hampir ditabrak pelaku yang mengendarai motor matic berwarna hitam saat pelaku hampir terjatuh karena jalanan becek. Saat itu, kata Nurdin, pelaku turun dari motor dan memungut bungkusan berwarna putih.

Saat itulah ia melihat pelaku membawa senapan panjang berwarna hitam yang ditenteng di lengannya.

Dua terduga teroris diketahui membawa senjata api dan sempat melakukan perlawanan dengan cara menembak anggota Densus 88 saat dilakukan pengejaran di Desa Pammajengan, Kecamatan Moncongloe di Perumahan Bukit Hijau Permai.

Dua terduga teroris yang kabur ke area persawahan di Desa Pammanjengan, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan lolos dari pengejaran Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror dan Brigade Mobil (Brimob) Polda Sulsel.

“Keduanya belum berhasil diringkus,” kata Kepala Satuan (Kasat) Brimob, Komisaris Besar (Kombes) Ramdani Hidayat.

Aparat gagal menangkap keduanya dalam pengejaran sejak pukul 15.40 Wita. Kedua terduga teroris diduga satu komplotan dengan Awaluddin, pelaku pelemparan bom pipa ke arah Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, saat acara gerak jalan santai dalam rangka HUT Golkar, Minggu (11/11) pagi tadi.

Namun, motor matic merek Yamaha Mio yang digunakan kedua pelaku ditinggalkan begitu saja dan langsung disita oleh aparat kepolisian.

Saat dikejar polisi, senjata api miliknya sempat terjatuh. Namun, mereka bisa mengambilnya lagi dan sempat menembak ke arah polisi yang mengejarnya.

Ada puluhan personel kepolisian yang melakukan pengejaran terhadap kedua terduga teroris di perbatasan Makassar-Maros itu. Menurut informasi yang diperoleh, sempat pula aparat kepolisian terlibat baku tembak dengan kedua terduga teroris tersebut.

Keduanya kabur membawa sebuah kantong plastik putih yang tidak diketahui isinya.

Sebelumnya, Syahrul Yasin Limpo lolos dari lemparan bom pipa berdaya ledak tinggi (high explosive). Satu pelaku bernama Awaluddin (25) ditangkap.

Pelemparan ini terjadi, saat Syahrul sedang bernyanyi di panggung dalam rangka gerak jalan santai HUT Partai Golkar di depan Monumen Mandala, Jl Jendral Sudirman yang dihadiri 160.000 peserta, Minggu pagi.

Dari penangkapan awaluddin, polisi mengejar dua pelaku yang diduga bagian dari komplotan. Pelaku diduga bagian dari jaringan teroris Poso yang sengaja memanfaatkan situai politik yang memanas jelang pilkada.

Lolosnya terduga teroris yang diintai maka jajaran polsek di Kabupaten Maros Sulawesi Selatan serentak menggelar razia kendaraan, Minggu (11/11/2012). Terduga teroris meloloskan diri saat mendapatkan pengintaian di Perumahan Bukit Hijau Permai, Desa Pammajengan, Kecamatan Moncongloe.

Maka dari itu Kapolres Maros AKBP CF Hotman Sirait menginstruksikan jajarannya menggelar razia kendaraan di Maros sejak pukul 20.00 wita.

Hingga pukul 23.00 wita razia masih berlangsung. Menurut Kapolres tindakan ini ditempuh agar mempersempit ruang gerak pelaku terduga teroris tersebut.

“Kami rencananya menggelar razia selama sepekan, lihat situasi saja. Untuk sementara difokuskan di depan kantor bupati,” jelasnya melalui telepon.(gafar)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya