HTTP Status[404] Errno [0]

Terduga Teroris Makassar Diterbangkan ke Jakarta

15 November 2012 12:14
Terduga Teroris Makassar Diterbangkan ke Jakarta
Detasemen Khusus 88 Anti teror membawa dua terduga teroris Makassar ke Jakarta.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Detasemen Khusus 88 Anti teror membawa dua terduga teroris Makassar ke Jakarta.

BugisPos — Dua terduga teroris, Awaluddin dan Andika, yang ditangkap Detasemen Khusus 88 Anti Teror Mabes Polri bersama Polda Sulsel, akhirnya diberangkatkan ke Jakarta, Rabu, (14/11/2012).

Mereka diberangkatkan menggunakan pesawat Lion Air tujuan Makassar-Jakarta dengan nomor penerbangan JT 799 sekitar pukul 14.45 Wita. Keduanya dikawal dua orang dari tim Densus dengan tangan diborgol.
“Iya betul, sekarang (kemarin, red) dia sudah berada di bandara dan tengah bersiap-siap untuk diterbangkan dengan menggunakan pesawat komersial maskapai Lion Air,” ungkap Kapolres Maros, AKBP Hotman Sirait, kemarin.
Kapolsek Bandara, Iptu A Alamsyah sebagaimana dikutip dari FAJAR online, mengatakan awalnya dia sama sekali tidak mengatahui jika yang diberangkatkan itu adalah pelaku aksi teror di Makassar beberapa hari lalu.
“Berdasarkan surat yang kami terima tidak dijelaskan seperti itu. Makanya aparat polisi yang dilibatkan untuk mengawal dan mengantar hingga ke ruang tunggu hanya dua orang dari kami,” katanya.
Di Bandara Sultan Hasanuddin, kemarin, proses pemberangkatan kedua pelaku terror itu memang tidak begitu mencolok. Apalagi, tak banyak petugas kepolisian yang tampak berjaga-jaga.
Tiba di Jakarta, kedua terduga teroris ini langsung dibawa ke Mako Brimob Depok. Karo Penmas Polri, Brigjen Boy Rafli Amar mengatakan, keduanya akan diselidiki dan diproses lebih lanjut di Mabes Polri.
 “Meraka langsung di bawah ke Mako Brimob. Kita selidiki dulu lebih lanjut,” katanya.
Mabes belum bisa memberikan komentar banyak terkait dengan aktivitas dan motif mereka. Namun Boy mengatakan, keduanya melakukan aktivitas teroris dengan merencanakan teror di beberapa tempat. “Mereka ini berencana melakukan aksi teror, termasuk kepada pejabat di Sulsel,” katanya.
Tersangka Dirahasiakan
Petugas kepolisian yang mengantarkan kedua terduga teroris ke Jakarta tersebut melaporkan perihal keberangkatanan dua orang tahanan tidak dirinci secara jelas kasus yang membelit keduanya. Tidak hanya itu, nama kedua tahanan ini juga disamarkan.
Awaluddin menggunakan nama Udin, sementara, Andika menggunakan nama Darwis. Seluruh senjata api yang dimilikinya pun terlebih dulu dititipkan kepada petugas untuk disimpan di tempat khusus.
“Iya ada senjata api yang dititip dan melapor membawa dua orang tahanan,” papar seorang petugas di bandara.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol J Wisnu Sandjaja mengatakan, untuk perburuan sisa-sisa teroris yang ada di Makassar atau di wilayah lainnya di Sulsel, masih terus dilakukan.”Tetap dilakukan oleh anggota jajaran polda Sulsel dan anggota Densus 88,” tambah Kabid Humas Polda Sulsel AKBP Endi Sutendi.
Menurut Endi Sutendi, untuk mempersempit ruang gerak teroris berkeliaran di daerah ini, petugas meningkatkan antisipasi melalui kegiatan-kegiatan berupa preemtif, preventif, dan penegakan hukum.
Sasarannya, sambung dia, bahan peledak, senjata api, senjata tajam, narkoba dan bahan-bahan berbahaya lainnya. “Yang mana pelaksanaannya harus profesional, proposional dan prosedural dan tetap berpedoman pada aturan yang berlaku,” bebernya.
Bagaimana dengan isu yang beredar bahwa terdapat 26 terduga teroris asal Poso sudah berada di Makassar? Menurut, Endi Sutendi, hal itu perlu dicek terlebih dahulu kebenarannya.
“Jika memang benar, diharapkan masyarakat dapat berpartisipasi seperti melapor kepada petugas terdekat dan yang mengetahui ada orang-orang yang dicurigai,” sebutnya.

Lelaki Dicurigai Teroris Diamankan di Moncongloe

Aparat Polsek Moncongloe dan Polda Sulsel memeriksa seorang warga bernama Faisal, Kamis (15/11/2012) siang. Pria itu terlihat mencurigakan.

Informasi yang dihimpun, pria itu mendatangi rumah warga Moncongloe Kecamatan Maros. Pria itu berencana menginap dengan alasan dia kabur dari rumah.

Namun warga menaruh curiga dengan gerak geriknya. Pasalnya, selain tidak dikenal, pria itu membawa tas dan datang dari arah persawahan. “Warga curiga jangan sampai pria itu adalah orang yang selama ini dicari Densus 88,” ujar, Akbar salah seorang warga.

Kamis sore, pria itu masih diamankan dan dimintai keterangannya oleh aparat Polsek Moncongloe.(gafar)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya