HTTP Status[404] Errno [0]

Ketua Panwaslu Bone Didesak Mundur Anggotanya

20 November 2012 01:11
Ketua Panwaslu Bone Didesak Mundur Anggotanya
Anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Bone mendesak agar Ketua Panwaslu Bone Akbar Syam mundur dari jabatannya.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Bone mendesak agar Ketua Panwaslu Bone Akbar Syam mundur dari jabatannya.

BugisPos — Anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Bone mendesak agar Ketua Panwaslu Bone Akbar Syam untuk mundur dari jabatannya. Desakan ini muncul karena ia dinilai tidak mampu menjalankan tugasnya dan terkesan kerap melepas tanggung jawab. Akibatnya anggota Panwaslu Bone sepakat memplenokan persoalan itu untuk menggantikan Ketua Panwaslu.

“Saya juga dengar keluhan itu di kalangan rekan-rekan dengan mendesak agar rapat pleno diadakan guna membahas kinerja ketua,” ungkap anggota Panwaslu Bone Abdurrahim, Senin (19/11/2012).

Menurutnya, sebagian besar anggota Panwas Bone terus mendesak agar rapat pleno digelar namun untuk menggelar itu Panwaslu Bone masih menunggu petunjuk Bawaslu. Desakan ini muncul dikalangan anggota Panwaslu Bone karena sikap Ketua Panwaslu yang terkesan mengjindari sejumlah pertemuan maupun rapat yang melibatkan KPU dan LSM.

“Sebenarnya dari dulu, teman-teman sudah akan melakukan rapat tapi selalu saya tahan dan meminta petunjuk bawaslu,” terang Rahim.

Ketua Panwas Bone Akbar Syam membantah jika dituding tidak bekerja. Ia menjelaskan, dirinya telah menjelankan tugas sesuai fungsinya hingga terkadang mengerjakan tugas anggota lain.

Akbar menambahkan, pihaknya tidak pernah meninggalkan tugasnya sebagai ketua kecuali jika terhalang kegiatan lain yang juga masih merupakan wilayah kewenangan Panwaslu Bone.

“Saya sudah bekerja secara profesional sesuai tufoksi saya sebagai ketua, bahkan terkadang tugas mereka saya yang kerjakan,” terang Akbar, sebagaimana dikutip dari Tribun Timur.com.

Sebelumnya, kinerja pelaksana pemilu baik Panwaslu dan KPUD dinilai oleh sebagian pengaman maupun praktisi politik masih kaku. Namun yang paling banyak disoroti adalah kinerja panwaslu Bone yang masih terkesan ragu-ragu dan tidak profesional dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Panwaslu Bone juga dianggap tidak memahami fungsinya sehingga beberapa aturan kurang ditegakkan dan menyebabkan terjadinya beberapa pelanggaran pemilu oleh beberapa kandidat calon bupati.(gafar)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya