HTTP Status[404] Errno [0]

Karateka Sulsel Perkuat Indonesia di POM Asean 2012

23 November 2012 04:54
Karateka Sulsel Perkuat Indonesia di POM Asean 2012
Enam karateka asal Sulawesi Selatan dipanggil memperkuat Indonesia untuk menghadapi Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) ASEAN di Laos, 12-21 Desember 2012.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Enam karateka asal Sulawesi Selatan dipanggil memperkuat Indonesia untuk menghadapi Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) ASEAN di Laos, 12-21 Desember 2012.

BugisPos — Enam karateka asal Sulawesi Selatan dipanggil memperkuat Indonesia untuk menghadapi Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) ASEAN di Laos, 12-21 Desember 2012.

Pelatih karate Sulsel, Mursalim Badoo mengatakan, PB Forki pada awalnya bahkan memanggil sembilan atlet. Namun berhubung salah satu atlet dari nomor beregu tersebut sudah menyelesaikan kuliahnya sehingga batal berpartisipasi.

Sedangkan enam karateka lainnya, seperti dirilis Tribun Timur.com,  tetap bisa memperkuat Indonesia diantaranya Syahrul, Tommy, Harlita, Ririn, dan Wiwik Pratiwi. Khusus dua nama terakhir saat ini sudah menjalani pemusatan latihan nasional (Pelatnas) di Jakarta.

“Sementara untuk empat atlet lainnya baru akan bergabung ke Jakarta pada awal Desember mendatang. soal belum bergabungnya keempat atlet juga bukan masalah karena tetap berlatih di Makassar. Persiapan tim menghadapi POM ASEAN ini juga memang tidak panjang,” jelasnya.

Mengenai pemanggilan atlet Sulsel tampil di POM ASEAN, kata dia, karena keberhasilan mereka merebut medali emas pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau 2012.

“Seluruh atlet telah membuktikan kualitasnya di PON. Saya kira peluang mereka meraih hasil terbaik di kejuaraan se Asia Tenggara tersebut masih cukup besar meski tidak mudah,” katanya.

Selain tampil di POM ASEAN, kata beregu kebanggaan Sulsel masing-masing Faisal Zainuddin, Azwar, dan Fidelid Lolobua, juga dipercaya memperkuat Indonesia di kejuaraan Dunia Karate Senior ke-21 di Paris, Perancis pada 21-25 November 2012.

Sementara Hendro Salim yang sebelumnya masuk daftar 10 atlet yang dipersiapkan mewakili Indonesia di Perancis, batal karena sedang menjalani agenda pra jabatan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemprov Sulsel.

“Pemanggilan sejumlah atlet kita tampil di kejuaraan internasional semakin membuktikan kualitas karateka Sulsel. Ini merupakan kebanggaan bagi kita dan mudah-mudahan dapat membuktikannya dengan raihan prestasi maksimal,” ujarnya.(gafar)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya