HTTP Status[404] Errno [0]

Hari Tanpa BBM Subsidi, Bikin Rakyat Miskin Makin Susah

28 November 2012 00:34
Hari Tanpa BBM Subsidi, Bikin Rakyat Miskin Makin Susah
Illustrasi
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Illustrasi

BugisPos – Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menetapkan tanggal 2 Desember 2012 sebagai hari tanpa Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi. Pada hari itu seluruh SPBU di Kota Makassar tidak menjual BBM bersubsidi. Hari tanpa BBM subsidi ini juga berlaku di seluruh SPBU di Jawa dan Bali, Medan, Batam, Palembang, dan Balikpapan.

SVP Fuel Marketing & distribution PT Pertamina, Suhartoko, mengemukakan, hari bebas BBM subsidi ini merupakan inisiatif BPH Migas. Menurut Suhartoko, pada tanggal tersebut seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Jawa dan Bali serta lima kota lainnya di luar Jawa, tidak akan melayani penjualan BBM subsidi (premium dan solar). Petugas SPBU hanya melayani penjualan BBM non subsidi, seperti Pertamax dan bensin non subsidi.
”Seluruh SPBU di wilayah Jawa-Bali tidak melayani penjualan BBM subsidi pada tanggal 2 Desember. Begitu pula lima kota besar lainnya, seperti Makassar, Medan, Batam, Palembang, dan Balikpapan,” ungkap Suhartoko seperti dirilis BKM Senin 26/11/12.
Hal senada disampaikan Wakil Presiden Komunikasi Korporat PT Pertamina, Ali Mundakir, di Jakarta. Ali mengatakan, Pertamina siap mendukung Gerakan Nasional Hari Tanpa Bensin Bersubsidi yang diprakarsai BPH Migas. Hal ini sebagai suatu langkah inisiatif lain untuk mengamankan kuota BBM bersubsidi hingga akhir tahun,” tambahnya.
Selama program berlangsung, SPBU tetap beroperasi. Tapi hanya melayani pembelian BBM non subsidi. Kegiatan ini akan berlangsung mulai pukul 06.00 hingga 18.00. Pihaknya memperkirakan, gerakan itu akan dapat menghemat sekitar 120 kiloliter bensin bersubsidi senilai Rp 600 miliar.
”Kami yakin antusiasme masyarakat untuk berpartisipasi dalam gerakan ini akan setinggi antusiasme ketika program Earth Hour berlangsung,” kata Ali Mundakir.
Kepala Hupmas Pertamina Region VII Sulawesi, Rosina Nurdin, ketika coba dikonfirmasi di kantornya, Senin (26/11) kemarin, sedang tidak berada di tempat. Begitu pula salah seorang stafnya, Wawan, juga tidak membalas pesan SMS yang dikirimkan.
Sementara itu, H Sukardi, salah seorang pengusaha SPBU mengemukakan, pihaknya siap menjalankan keputusan tersebut. ”Kalau sudah keputusan, kita dukung. Kita hanya perlu pengamanan di setiap SPBU. Pertamina juga harus meningkatkan sosialisasi agar masyarakat konsumen mengetahui. Sehingga ketika konsumen berada di SPBU tidak kaget dan tidak ada masalah,” pinta Sukardi.

Bikin SusahÂ

Ide hari tanpa BBM bersubsidi pada tanggal 2 Desember 2012 mendatang ini, ditanggapi negatif bagi sejumlah besar warga kurang mampu di Makassar. “Ini ide keliru. Harusnya yang intens disosialisasikan justeru penggunaan BBM non subsidi bagi masyarakat golongan mampu. Bukannya malah mempuasakan rakyat miskin dengan sehari penuh tidak menjual BBM bersubsidi kepada mereka” demikian kata Usdar Nawawi, pemerhati masalah sosial di Makassar.

Usdar yang juga ketua Pokja PWI Unit pemkot Makassar ini lebih jauh mengatakan, harusnya pihak PBH Migas tidak ‘tale-talekang’ sampai mempuasakan rakyat miskin untuk tidak membeli MMB bersubsidi selama sehari penuh. Ini aneh sekali, bagaimana mungkin BPH Migas mensosialisasikan penggunaan BBM non subsidi kepada masyarakat mampu dengan menghentikan pasokan BBM bersubsidi. Ini kekeliruan besar yang dilakukan pihak BPH Migas. Ini bikin rakya miskin makin susah kata Usdar (una)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya