HTTP Status[404] Errno [0]

Serius Capai Opini WTP dari BPK

28 November 2012 00:47
Serius Capai Opini WTP dari BPK
Ismail Tallu Rahim & Ilham Arief Sirajuddin

BugisPos — Opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) yang terus diterima Pemerintah Kota Makassar dalam pengeloaan keuangan daerah dari Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPKP), membuat walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin menjadi gerah. Pasalnya sebagai salah satu daerah yang cukup banyak mengelola anggaran daerah dan negara, opini dari BPKP sering dijadikan patokan dalam mengukur kinerja pemerintahannya. Padahal, di pihak lain, Makassar dinilai sebagai daerah yang menggunakan anggaran dengan baik, terbukti dengan ditunjuknya Ilham menjadi pembicara dalam workshop keuangan beberapa waktu lalu.
Ilham menyatakan, opini yang diberikan BPKP, salah satunya disebabkan tertib administrasi pengelolaan aset daerah yang belum berjalan secara maksimal. Untuk itu, Ilham menegaskan agar seluruh pengelola dan pencatat aset daerah agar bekerja secara serius dan profesional dengan mengikuti tata aturan yang ditentukan perundang-udangan. Pernyataan ini diungkapkan Ilham ketika membuka kegiatan Workshop Penatausahaan Aset Milik Daerah, Selasa 27/11/12 di Hotel Mercure Makassar.

“Harus diakui Makassar selama beberapa tahun terakhir masih terus diberi opini WDP, padahal kita mengharapkan penilaian akan meningkat menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Meskipun opini ini bukan menjadi jaminan bebas korupsi, namun penilaian dari BPKP bisa menjadi acuan dari tingkat kinerja pemerintahan, ini semua terkait tertib administrasi yang belum sepenuhnya berjalan,” ujar Ilham.

Meskipun pengelolaan aset daerah hingga ke bentuk penyajian bukan merupakan pekerjaan yang mudah, lanjut Ilham, namun pemerintah terus berupaya meningkatkan kemampuan sumberdaya manusia yang bertugas mengelola barang daerah. Bahkan sejak tahun 2008, pemerintah kota telah rutin melaksanakan pelatihan dalam bentuk workshop pengelolaan aset.

Dalam workshop yang dilaksanakan ini, tercatat peserta mencapai 707 orang yang berasal dari pengurus barang SKPD, pengurus barang Perusda dan kantor KPU serta unsur pengurus barang dari 143 Kelurahan dan 485 sekolah se-kota Makassar. Workshop ini digelar bagian Perlengkapan Sekretariat Kota dan akan berlangsung dari 27 November – 29 November.

“Dengan adanya workshop ini diharapkan semua unsur pengelola aset dapat berkoordinasi dan menjalin kerjasama yang baik sehingga dapat menghasilkan pertanggungjawaban dan pelaporan keuangan dan aset secara benar dan akurat,” ujar kabag Perlengkapan Ismail Tallu Rahim (una)


Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya