HTTP Status[404] Errno [0]

Idris Patarai Dipukul di Warkop Jl.Toddopuli

30 November 2012 01:07
Idris Patarai Dipukul di Warkop Jl.Toddopuli
Idris Patarai dan Akbar Polo
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos – Kamis sore 29/11/12, terjadi insiden pemukulan terhadap mantan Kepala Bappdeda Kota Makassar, Dr.Idris Patarai, saat hendak tampil menjadui narasumber dalam diskusi bertjauk “Evaluasi 4 tahun IASmo Bebas” yang digelar Makassar Democracy Institute Toddopuli Community di Warung Kopi 115, Jl Toddopuli Raya Utara, Makassar. Akiabtnya, acara diskusi pum terpaksa dihentikan oleh panitia.

Dr Idris Patarai, dipukul oleh sejumlah orang yang ditengarai tidak senang dengan acara tersebut. Awalnnya, Idris Patarai hendak menyapa seorang kawan lamanya yaitu Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar, Takdir Hasan Saleh, yang datang bersama rombongonnya. Namun, tiba-tiba sejumlah oknum preman yang ada di tempat tersebut mendorong dan memukul Idris Patarai.

Acara yang disiarkan oleh Stasiun Televisi SUN TV dan Radio Suara Celebes tersebut dan sedianya sudah harus on air pukul 16.00 wita terpaksa dihentikan. Sejumlah petugas keamanan juga datang untuk melerai dan meminta acara diskusi tersebut dihentikan.

“Kami tidak mengetahui pasti alasan mereka menyuruh kami menghentikan diskusi. Padahal inikan diskusi publik, mereka tidak berhak menghentikan acara kami,” kata salah satu anngota panitia, Arlin, seperti dirilis Tribun 29/11/2012.

Insiden pemukulan tersebut membuat dua narasumber lain pembicara juga diundang yakni, Direktur LAN Makassar, Dr Moch Idris DP dan Arief Witjaksono S.Sos,MA (Direktur Lembaga Demokrasi dan Otonomi) kaget dan meninggalkan lokasi karena merasa terancam.

“Saya hanya memenuhi undangan dari panitia untuk membicakan pelayanan-pelayanan publik agar masyarakat lebih paham,” kaya Direktur LAN, Dr Moch Idris DP.

Lebih lanjut ia mengatakan acara semacam ini seharusnya dikoordinir keamanannya dengan baik.
Balik Menyerang
Akbar Polo, ketua Gempar Makassar, dalam menanggapi peristiwa pemukulan tersebut mengatakan kepada BugisPos, bahwa sebenarnya apa yang dilakukan oleh Idris Patarai memang pantas mendapatkan perlawanan. Masalahnya, kata Akbar, Idris dalam acara diskusi itu dapat dianggap provokator, karena jadi salah satu nara sumber yang bukan menjadi tugasnya mewakil Pemkot Makassar.
Sesuai informasi yang berkembang, kata Akbar, Idris berencana menjatuhkan pencitraan program IASmo Bebas. Padahal IASmo Bebas itu justeru selama ini pelaksananya antara lain adalah Idris Patarai selaku kepala Bappeda. Seharusnya Idris Patarai tidak bertindak seperti itu, yang ketika tidak lagi mendapat jabatan enak di Pemkot lantas berbalik menyerang Pemkot Makassar.
Ketika ditanya BugisPos siapa yang memukul Idris, Akbar mengaku tidak tahu menahu. “Pastimi itu orang-orang yang tidak senang dengan apa yang dilakukan Idris” kata Akbar (una)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya