HTTP Status[404] Errno [0]

SBY Instruksikan Pengusaha Lapor Bila Ada Pungli

30 November 2012 09:13
SBY Instruksikan Pengusaha Lapor Bila Ada Pungli
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan kepada seluruh jajaran pemerintah untuk menghentikan praktik pungutan liar alias pungli di dunia usaha. Jika masih ada praktik pungli, Presiden meminta agar dilaporkan.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan kepada seluruh jajaran pemerintah untuk menghentikan praktik pungutan liar alias pungli di dunia usaha. Jika masih ada praktik pungli, Presiden meminta agar dilaporkan.

BugisPos — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan kepada seluruh jajaran pemerintah untuk menghentikan praktik pungutan liar alias pungli di dunia usaha agar tidak membebani perusahaan. Jika masih ada praktik pungli, Presiden meminta agar dilaporkan.

“Perusahaan yang merasa dipungli, kalau memang ada, berkomunikasilah. Boleh ke kotak pos 9949, terbuka 24 jam,” kata Presiden saat memberikan pengarahan kepada gubernur, bupati/wali kota, kepala polda, kepala polres, panglima kodam, dan komandan korem seluruh Indonesia di Hotel Sahid, Jakarta, Jumat (30/11/2012).

Presiden mengatakan, penghapusan pungli perlu karena pengusaha selama ini beralasan kesulitan memberikan upah buruh yang layak akibat banyaknya pungli. Upah buruh di masa depan, kata dia, harus semakin baik.

“Dengan catatan tidak lagi terjadi aksi kekerasan, aksi sweeping pekerja yang menganggu iklim usaha itu sendiri. Kalau sweeping terus terjadi, perusahaan tidak mungkin berkembang dan memberikan upah tinggi,” kata Presiden.

Khusus untuk pihak perusahaan, Presiden meminta agar pengusaha membicarakan dengan pemerintah jika kesulitan memenuhi kenaikan upah minimum provinsi (UPM) yang sudah ditetapkan. Pemerintah, kata dia, harus menanggapi.

“Cari solusi yang baik, adil untuk buruh dan perusahaan sehingga semuanya diuntungkan. Ekonomi nasional akan terus bergerak. Bergeraknya ekonomi itu untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat juga,” ujar Presiden, seperti yang dikutip dari Kompas.com.(gafar)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya