HTTP Status[404] Errno [0]

Mempersiapkan Makassar Tangguh Bencana

01 December 2012 01:30
Mempersiapkan Makassar Tangguh Bencana
Ruslan Abu
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Ruslan Abu

BugisPos — Adanya kecenderungan lambannya dalam penanggulangan bencana yang terukur dari masih tingginya keluhan masyarakat kepada pemerintah, menggerakkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar melakukan pelatihan dasar darurat penanggulangan bencana.
Berdasarkan laporan ketua panitia pelaksana, Muh. Danibal, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Makassar mengatakan kegiatan pelatihan ini akan berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak hari ini, 30 November hingga 14 Desember 2012.

“Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalan kegiatan penyelamatan dan evakuasi korban, harta benda, dan perlindungan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Danibal menjelaskan bahwa kegiatan yang diikuti oleh 80 peserta dari aparat pemerintahan, potensi SAR, PMI, KSR, lembaga sosial, dan organisasi-organisasi volintir, dikemas dalam kegiatan indoor dan outdoor.

“Kegiatan mulai dari materi indoor yang meliputi penyelenggaraan operasi SAR, Pengantar Medical First Responden (MFR) dan Referensi Anatomi, penilaian dan pemeriksaan korban, bantuan hidup dasar dan resusitasi jantung paru, pemindahan korban dan evaluasi test MFR, navigas darat, navigasi laut, Explorer Search and Rescue, serta pengenalan alat,” jelasnya.

Sedangkan untuk materi outdoor meliputi aplikasi tebing, gunung hutan, dan aplikas laut. “Untuk pemateri, dilibatkan instruktur professional dari Kantor SAR kelas A,” tandasnya.

Makasssar Tangguh Bencana

Sejak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, melaksanakan pelatihan dasar tanggap darurat penanggulangan bencana guna mewujudkan komitmennya dalam membangun Kota Makassar menjadi kota yang tangguh terhadap bencana (resilient city).

Asisten II, Bidang Ekonomi Pembangunan dan Sosial, Ruslan Abu, memberikan apresiasi atas kinerja BPBD Kota Makassar. Hal ini diungkapkan saat memberi sambutan di hadapan para peserta pelatihan.

“Di Makassar terlalu banyak bencana, dan lambat dalam penanganannya sehingga diperlukan pelatihan-pelatihan semacam ini,” tuturnya.

DIharapkan dengan adanya pelatihan-pelatihan yang diberikan, mampu meningkatkan kemampuan team-team SAR maupun sukarelawan yang telah terbentuk, agar semakin profesionalisme dalam melaksanakan tugas mulia yang diemban.

“Pelatihan penting, bukan hanya untuk meningkatkan kemampuan individual, namun juga pada kemampuan berkoordinasi dengan berbagai pihak. Karena kenyataan dilapangan seringnya terjadi kekacauan dan ketidakmaksimalan dalam memberikan bantuan hanya karena kurangnya koordinasi antar team,” paparnya.

Selain itu, Ruslan Abu pun menekankan pada efek pemanfaatan anggaran yang digunakan pada pelatihan kali ini. “Pelatihan ini menggunakan APBD, sehingga diharapkan dipergunakan sebaik-baiknya dan dilakukan secara berkelanjutan. Agar dana yang dikeluarkan pemerintah tidak sia-sia,” tandasnya (una)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya