HTTP Status[404] Errno [0]

Pria Juga Butuh Keintiman Emosional Sebelum Bercinta

01 December 2012 01:27
Pria Juga Butuh Keintiman Emosional Sebelum Bercinta
Illustrasi

BugisPos — Para gadis seringkali diberitahu bahwa pria hanya mengejar satu hal ketika mengajak seorang wanita berkencan dan itu bukanlah kepribadian atau wajah cantiknya. Tapi sebuah buku baru mengatakan bahwa ‘Casanova complex’ ini hanyalah mitos semata.
Menurut buku berjudul Challenging Casanova: Beyond the Stereotype of the Promiscuous Young Male ini membantah gagasan jika semua pria adalah playboy yang rela melakukan apapun demi bisa bercinta dengan banyak wanita. Justru buku ini bersikeras bahwa sama halnya dengan wanita, pria juga menginginkan keintiman emosional dengan seseorang terlebih dulu sebelumnya akhirnya bercinta dengannya.

“Mitos Casanova itu sudah terlalu mendarah daging pada mayoritas orang sehingga mereka yakin jika para pria yang lebih memilih hubungan daripada seks kasual itu sesuatu yang sangat langka dan omong kosong,” tutur sang penulis, Andrew Smiler yang juga seorang profesor di bidang psikologi.

Apalagi kisah tentang playboy yang sebagian besar diturunkan dari orang tua ini juga digembar-gemborkan oleh media ketika mereka memberitakan kasus-kasus perselingkuhan public figure. Belum lagi gagasan bahwa pria terdorong oleh hukum evolusi yang mengharuskan mereka untuk menyebarkan benihnya, tambahnya.

Menurut Petty, kedua hal itulah yang mendorong wanita untuk cenderung menggunakan kecurigaan dan sinisme sebagai metode pencegahan terjadinya rasa sakit akibat pengkhianatan yang ‘tak terelakkan’ oleh para pria.

Padahal di dalam buku itu ditekankan bahwa pria muda sebenarnya bisa dibagi ke dalam tiga kategori dan kelompok terbesarnya terdiri dari pria yang hanya ingin berhubungan seksual dengan satu pasangan saja.

“Memang ada sejumlah pria ‘playboy’ yang memiliki banyak pasangan seksual tapi presentasenya kecil. Di sisi lain, dengan presentase yang sama, ada juga sekelompok pria muda yang sebagian besar relijius dan memilih tetap perjaka hingga menikah. Kemudian ada sekelompok pria muda lain dengan presentase yang lebih besar, cenderung mengikuti pendekatan tradisional nan romantis untuk urusan berkencan atau mencari pasangan,” papar Petty seperti dilansir Daily Mail, Jumat 30/11/2012 seperti dikutip detikcom.

Dalam bukunya, Petty juga mengungkapkan bahwa International Sexuality Description Project menemukan 75 persen pria muda mengaku ingin memiliki satu pasangan atau tidak sama sekali ketika ditanyai apa yang mereka inginkan dalam waktu sebulan. Hanya 25 persen pria muda yang mengaku ingin memiliki dua pasangan seksual atau lebih dalam kurun waktu yang sama (una)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya