HTTP Status[404] Errno [0]

Lagi-lagi, Harimau Malaya Mimpi Buruk Bagi Timnas Garuda

02 December 2012 09:37
Lagi-lagi, Harimau Malaya Mimpi Buruk Bagi Timnas Garuda
Harimau Malaya menekuk Timnas Garuda Indonesia 2-0 pada partai krusial AFF Cup 2012 di Stadion Bukit Jalil, Sabtu (1/12/2012). Hasil itu, yang membuat Impian Indonesia untuk lolos ke semifinal harus pupus.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Harimau Malaya menekuk Timnas Garuda Indonesia 2-0 pada partai krusial AFF Cup 2012 di Stadion Bukit Jalil, Sabtu (1/12/2012). Hasil itu, yang membuat Impian Indonesia untuk lolos ke semifinal harus pupus.

BugisPos —Â Lagi-lagi, Malaysia merupakan mimpi buruk bagi Timnas Indonesia di partai krusial. Hanya butuh seri, justru Harimau Malaya menekuk Timnas Garuda 2-0.

Hasil itu, yang membuat Impian Indonesia untuk lolos ke semifinal harus pupus. Dua gol dari Azammuddin dan Mahalli Jasuli di laga pamungkas Piala AFF grup B mengubur harapan skuad Garuda.

Beberapa perubahan dilakukan oleh pelatih Indonesia Nil Maizar. Absennya Wahyu Wijiastanto membuat komposisi lini belakang berubah. alih-alih memilih Handi Ramdhan yang baru sembuh dari cedera paha, Nil lebih memilih menempatkan Nopendi yang posisi aslinya adalah bek sayap.

Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan begitu peluit dibunyikan. Dalam tempo enam menit babak pertama berjalan, skuad Garuda telah menciptakan dua peluang emas melalui Samsul Arif dan tendangan Vendry Mofu.

Sebuah kesalahan dari lini belakang Malaysia hampir saja membuat Merah Putih unggul. Sayang tendangan salto dari Samsul Arif gagal. Begitu pula tendangan Irfan Bachdim pada menit ke-17 masih mampu ditepis oleh kiper Malaysia, Farizal Marlias.

Lemahnya koordinasi lini belakang kembali menjadi celah yang mampu dimanfaatkan Malaysia dengan baik. Hanya dalam tempo tiga menit, gawang Indonesia harus rela kebobolan dua gol. Gol pertama dicetak oleh Azammuddin pada menit ke-27. Tiga menit berselang giliran Mahalli Jasuli yang mampu menggandakan skor untuk Harimau Malaya.

Dikutip dari Bola.net, Indonesia terus berupaya untuk memperkecil kedudukan di sisa waktu babak pertama. Solidnya pertahanan Malaysia membuat barisan penyerang Indonesia kesulitan. Hingga babak pertama usai skor 2-0 untuk keunggulan tuan rumah tetap bertahan.

Di awal babak kedua, Indonesia mencoba bangkit untuk mengejar ketertinggalan. Sayang lemahnya penyelesaian akhir membuat peluang Indonesia terbuang sia-sia.

Sementara Malaysia yang telah unggul dua gol bermain lebih sabar dan rapi. Meski terus digempur, skuad arahan Datuk K Rajagobal ini masih mampu mengantisipasi serangan Garuda dengan baik.

Untuk mempertajam serangan, Indonesia mengubah komposisi lini depan. Samsul Arif yang kurang efektif di lini depan digantikan oleh Jhonny van Beukering.

Indonesia terus mencoba untuk menggempur pertahanan Malaysia. Kurang tenangnya para pemain Indonesia ketika mendapat peluang membuat kesempatan untuk memperkecil kedudukan hilang. Skor tetap 2-0 untuk keunggulan Malaysia.

Memasuki menit ke-80, Indonesia kembali memperoleh peluang. Sebuah tendangan bebas dari Taufiq hampir saja memperkecil kedudukan. Sayang sundulan Raphael Maitimo masih mampu diantisipasi dengan baik oleh pertahanan Malaysia.

Indonesia tak mau menyerah, sebuah tendangan keras dari Andik Vermansyah dari luar kotak penalti masih melambung di atas mistar gawang Farizal Marlias. Hingga pertandingan usai skor 2-0 untuk keunggulan Harimau Malaya tidak berubah.

Dengan hasil ini maka Indonesia harus melupakan mimpi untuk lolos ke babak semifinal. Sementara bagi Malaysia, hasil ini membuat Harimau Malaya lolos ke semifinal menemani Singapura yang di laga lainnya mampu mengalahkan Laos 4-3.

Menurut pandangan pelatih Skuad Garuda, Nil Maizar, dua gol cepat Harimau Malaya membuat fokus beberapa pemainnya menjadi terganggu.

“Ya, setelah dua gol beberapa pemain seperti kehilangan fokus. Pemain kami seperti kehilangan rasa percaya diri karena sebelumnya kami mengawali laga dengan baik,” ucap Nil menjawab pertanyaan wartawan pada jumpa pers usai laga.

Mengaca dari hasil pertandingan melawan Malaysia, Nil ingin kekalahan ini menjadi cambuk evaluasi bersama. Dalam pernyataannya, mantan pelatih Semen Padang ini berharap muncul era sepak bola yang lebih baik dalam sepak bola Indonesia.

“Mudah-mudahan ke depannya kita satu hati, visi, perasaan, perbuatan untuk sama-sama membangun sepak bola Indonesia. Saya harap di masa datang Indonesia lebih baik,” Nil menambahkan penjelasannya.

Susunan pemain kedua tim

Malaysia: Farizal Marlias; Mahalli Jasuli, Zubir Azmi, Aidil Zafuan, Safiq Rahman, Azammuddin Akil, Shakir Shaari,W Zack Haikal, Fadhli Shas, Norshahrul, Safee Sali.

Indonesia: Wahyu Tri Nugroho; Raphael Maitimo, Nopendi, Novan Setya, Fachruddin, Elie Aiboy, Taufiq,Vendry Mofu, Oktovianus Maniani, Irfan Bachdim, Samsul Arif.(gafar)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya