HTTP Status[404] Errno [0]

Rp5 Miliar Untuk Rehab Pasar Tradisional

04 December 2012 01:23
Rp5 Miliar Untuk Rehab Pasar Tradisional
Hakim Sahrani (kanan)
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos – Banyak memang pasar tradisional di Makassar yang sudah tak layak. Kondisinya banyak yang memprihatinkan. Karena itulah direktur utama perusahaan daerah (PD) Pasar Makassar, Hakim Syahrani, mengatakan pihaknya mengusulkan anggaran Rp5 miliar untuk merehabilitasi sejumlah pasar tradisional di kota Makassar.

Keempat pasar tradisional yang masuk dalam plafon pembiayaan APBD 2013 itu diantaranya, pasar Tamamaung di Jalan AP Pettarani, Sambung Jawa (pasar senggol) di Jalan Cendrawasih, pasar Mandai dan pasar Panampu.

“Karena situasi dan kondisinya yang dinilai sudah tidak ideal sebagai tempat transaksi barang dan jasa. Maka secara bertahap dari 16 pasar tradisional yang ada, hanya 4 sementara yang kami ajukan untuk mendapat rehabilitasi,”kata Hakim Syahrani, saat dihubungi via handphone Minggu, 2 Desember.

Kendati tidak menyebutkan secara rinci neraca plafon anggaran setiap pasar yang akan direhabilitasi. Namun secara umum, Hakim menyebutkan, nilai total budget yang dibutuhkan untuk merenovasi 4 pasar itu sebanyak Rp5 miliar. “Renovasi pasar merupakan salah satu solusi agar tidak ada lagi pedagang yang berjualan di bahu jalan,” katanya.

Dia mengungkapkan, keberadaan pasar tradisional yang tersebar di wilayah kota Makassar menjadi masalah pelik seiring dengan pertumbuhan kendaraan dan perkembangan transportasi di Makassar. “Masalah pedagang yang berjualan di bahu jalan, dan keterbatasan anggaran menjadi kendala utama dalam membenahi kondisi pasar tradisional agar jauh lebih baik,” ujarnya seperti dirilis Cakrawala

Olehnya itu, lanjut dia, pihaknya mengaku terus berupaya melakukan penertiban dengan mencari format yang tepat agar terhindar dari benturan dengan pihak-pihak yang berkepentingan di dalamnya. “Upaya yang kami lakukan seperti koordinasi dengan camat dan lurah setempat termasuk Satpol PP agar bisa dilakukan penertiban terhadap pedagang yang berjualan di bahu jalan,” tegasnya (una)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya