HTTP Status[404] Errno [0]

Makassar dan Maros Terpilih Duta Pajak Sulsel 2012

09 December 2012 22:02
Makassar dan Maros Terpilih Duta Pajak Sulsel 2012
Peserta pemilihan Duta Pajak Sulsel melambaikan tangan saat proses penjurian di Hotel Grand Clarion
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Peserta pemilihan Duta Pajak Sulsel melambaikan tangan saat proses penjurian di Hotel Grand Clarion

BugisPos – Utusan Makassar dan Maros akhirnya terpilih sebagai Duta Pajak Sulsel tahun 2012. Keduanya adalah Yudha Prawira dari Makassar dan utusan putri dari Maros

Pemilihan Duta Pajak Sulsel ini sebagai Pelbagai cara dapat dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran wajib pajak. Salah satunya melalui pemilihan Duta Pajak Sulsel yang berlangsung di Hotel Grand Clarion, Jumat, 7 Desember.

Pemilihan Duta Pajak Sulsel cukup efektif menggugah kesadaran masyarakat membayar kewajiban pajak. Kompetisi ilmu dan seni ini terutama memberikan pemahaman kepada generasi muda tentang pentingnya membayar pajak untuk pembangunan.

Plt Kepala Dinas Pendapatan Daerah Sulsel, Azikin Solthan mengatakan, pemilihan Duta Pajak bertujuan untuk menciptakan sosok pemimpin yang amanah, visioner di masa mendatang, serta dapat mengajak anak-anak muda lainnya lebih sadar kewajiban membayar pajak.

“Kegiatan ini bentuk apresiasi Pemprov Sulsel kepada pemerintah kabupaten/kota yang berprestasi khususnya yang berhasil membangun infrastruktur daerah hingga 100 persen,” jelasnya.

Pemilihan Duta Pajak diikuti 48 peserta dari 24 kabupaten se Sulsel. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini awalnya 1000 orang, tetapi disaring melalui audisi hingga menjadi 48 peserta.

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo dan Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang, serta beberapa bupati turut hadir pada pemilihan duta pajak.

Syahrul mengatakan, indikator kemajuan ekonomi suatu daerah adalah pendapatan pajaknya yang besar dan tingginya kepatuhan masyarakat membayar pajak.

“Ekonomi Sulsel tertinggi di atas rata-rata nasional. Ini membuktikan pajak di daerah ini semakin hari kian membaik,” tuturnya seperti drilis Fajar Online

Membayar pajak sekaligus bentuk nasionalisme atau rasa memiliki bangsa ini. Apalagi, fungsi pajak diketahui sangat bermanfaat bagi pembangunan bangsa.

“Dengan pajak, pendidikan gratis bisa direalisasikan untuk masyarakat. Pajak juga digunakan untuk membangun rumah sakit, jalan, sekolah. Intinya pajak untuk kesejahteraan rakyat,” pungkasnya (una)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya