HTTP Status[404] Errno [0]

JK Resmikan Masjid Terapung Pantai Losari

10 December 2012 22:40
JK Resmikan Masjid Terapung Pantai Losari
JK dan Ilham Arief Sirajuddin
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

JK dan Ilham Arief Sirajuddin

BugisPos — Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla di jadwalkan menghadiri peresmian Masjid Terapung ” Amirul Mukminin ” serta membukaan Anjungan Metro dan Anjungan Bugis Makassar pada tanggal 21 Desember 2012 mendatang.
Hal ini diungkapkan Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin saat meninjau langsung proses penyelesaian pembangunan tiga anjungan di kawasan pantai Losari, yakni anjungan Metro. Anjungan bugis Makassar, serta anjungan Mandar Toraja, senin ( 10/12 ).

” Alhamdulillah pengerjaannya sudah 90 persen. Sejak awal memang kami sampaikan kepada para pekerja untuk tidak perlu terlalu terburu – buru agar kualitas pekerjaan terjaga. Kami tidak ingin ada bangunan yang dikerja asal – asalan hanya karena ingin cepat selesai. Insya Allah batas kontrak penyelesaian hingga 20 desember, dan kami melihat progresnya sangat menggembirakan ” ujar Ilham kepada wartawan.
Dalam pemantauan ini, Ilham didampingi oleh Dani Pamanto, Staf Ahli Walikota Makassa r Bidang Tata Ruang serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Muhammad Ansar.

Dari pantauan dilapangan, Anjungan Metro yang terletak disamping jalan tanjung bunga sudah memasuki tahapan perampungan. Sebanyak 20 patung pahlawan asal sulsel yang sudah terpasang didalam anjungan menjadi ciri khas anjungan ini.

” Jadi untuk anjungan metro, konsepnya adalah wisata sejarah. Jika anak – anak kita berkunjung kesini, mereka nantinya tidak hanya menikmati pemandangan yang ada, tapi sekaligus menjadi ajang membelajaran dalam mengenal wajah dan semangat pahlawan – pahlawan kita terdahulu. Disitu nanti akan dipasang nama serta narasi – narasi yang menceritakan kisah kepahlawan mereka. Demikian pula untuk Anjungan Bugis Makassar serta Anjungan Mandar Toraja, semua punya karakter masing – masing ” lanjut Ilham.

Menurut Ilham, tantangan berikutnya yang akan menjadi perhatian adalah mensinergikan pembangunan dengan pemberdayaan masyarakat.
” Tantangan kita adalah bagaimana bangunan yang indah ini menjadi terpelihara dengan baik. Kami tidak ingin pembangunan bagus tapi pemberdayaan masyarakat di matikan.Ini yang selanjutnya akan kita atur. Rencananya,
pemberdayaan yang kami lakukan dengan melibatkan pedagang. Misalnya penjual pisang epek. Jadi konsepnya tidak ada limbah, pengunjung boleh membeli pisang epek sambil jalan tanpa ada sampah yang berserakan ” ujar Ilham.

Sementara itu, Dani Pamanto, usai mendampingi Ilham menyebut perencanaan pembangunan kawasan pantai Losari adalah konsep yang terintegrasi.

” Ini adalah pembangunan yang terencana ,dengan tahapan yang mempertimbangkan kondisi keuangan daerah.
” Kendati pembangunannya sebentar lagi selesai, namun tugas kita sebenarnya belum selesai.Selanjutnya adalah penerapan konsep
pengelolaan PKL, sistem perparkiran, termasuk sistem lighting, sehingga ini menjadi sarana tourism kota makassar yang betul – betul membanggakan. Selain itu, tugas kita selanjutnya adalah bagaimana laut bisa bersih, pohon – pohon tumbuh sehingga konsep blue green benar – benar berjalan ” ujarnya.

Menurut Dani, berdasarkan survei yang telah lakukan, masyarakat kota makassar telah menyepakati bahwa pantai losari merupakan ikon alam yang paling membanggakan Makassar.
“ Siri’na Makassar itu ada dipantai losari. Ekspresi siri’ inilah yang dikembangkan Pak Ilham menjadi satu simbol yang kini menjadi kebanggaan sulsel di dunia luar ” ujar Dani (una)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya