HTTP Status[404] Errno [0]

Pemprov Sulsel Jajaki Kerjasama Sektor Agraris dengan Pilipina

11 December 2012 08:59
Pemprov Sulsel Jajaki Kerjasama Sektor Agraris dengan Pilipina
Sektor agraris (pertanian) merupakan salah satu yang ditawarkan Pemprov Sulsel kepada investor Filipina.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Sektor agraris (pertanian) merupakan salah satu yang ditawarkan Pemprov Sulsel kepada investor Filipina.

BugisPos — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menawarkan paket kerja sama sektor agraris (pertanian) kepada investor Filipina untuk mendukung pertumbuhan investasi asing di daerah ini.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengatakan kerja sama tersebut diharapkan mampu menggenjot investasi Filipina di Sulsel serta meningkatkan perdagangan Sulsel-Filipina yang selama ini terbilang cukup lancar.

“Banyak hal yang bisa dikerjasamakan antara Indonesia, khususnya Sulsel dan Filipina. Apalagi Sulsel memiliki potensi cukup besar di sektor pertanian dan perikanan yang bisa mendukung pertumbuhan investasi dan perdagangan,” ujar Syahrul usai menerima kunjungan Konsulat Jenderal Philipina Jose Dela Rosa Burgors di Makassar belum lama ini, sebagaimana dikutip dari Bisnis Indonesia.

Selain menawarkan kerja sama sektor agraris, Pemprov Sulel juga ingin membangun kerja sama dalam bidang penerbangan mengingat Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar saat ini telah menjadi hub penerbangan di Kawasan Timur Indonesia (KTI), sehingga konektivitas antara Sulsel dengan Filipina bisa segera terealisasi dengan pembukaan penerbangan langsung dari Makassar ke Filipina.

Menurutnya, jika investor asal Filipina kemudian tertarik menjajaki potensi agraris Sulsel tentu akan lebih mendukung pertumbuhan investasi di daerah ini, yang pada semester I 2012 total Penanaman Modal Asing (PMA) di Sulsel mencapai US$437 juta.

“Semakin banyak investor asing yang berinvestasi tentu akan lebih bagus lagi. Dan jika pengusaha Filipina tertarik untuk pengembangan berbagai sektor di daerah ini, tentunya tidak hanya menguntungkan Sulsel, tapi juga pastinya akan berdampak pada perdagangan dan perekonomian Filipina,” terangnya.

Konsulat Jenderal Philipina Jose Dela Rosa Burgors meminta Pemprov Sulsel menyiapkan regulasi yang konsisten untuk kenyamanan investasi dan perjalanan bisnis perusahaan asal Filipina yang nantinya akan menanamkan modalnya di daerah ini.

“Saya melihat, memang ada potensi besar dan kami tertarik dengan potensi Sulsel di bidang pertanian dan perikanan. Tidak hanya dalam bidang agraria, tapi juga kerjasama dalam hal menyediakan bahan baku untuk tekstil,” katanya.

Dia mengatakan, kedatangan pihaknya merupakan bagian dari menjalin hubungan dengan Sulsel serta untuk menjajaki potensi kerja sama antara Sulsel dan Flipina.

“Ini merupakan kunjungan pertama kami di Makassar dan kami harap mendapatkan informasi dan pengetahuan langsung tentang Sulsel,” tutur Jose.

Dia mengungkapkan, terdapat beberapa hal yang sedang dijajaki untuk dikerjasamakan selain sektor agraris yakni perdagangan, pariwisata dan pendidikan. Adapun secara nasional hubungan persahabatan antara Indonesia dan Filipina sudah dimulai sejak 1949 sedangkan kerja sama bisnis sudah dilakukan sejak 1994.

Pihaknya juga mengapresiasi tawaran gubernur Sulsel dan mendukung jika ada penerbangan langsung dari Makassar ke wilayah selatan Mindanau.

”Kami berharap, ini dimulai secepatnya, pada triwulan pertama tahun depan,” kata Jose.

Menurutnya, penerbangan langsung dari Makassar ke Filipina memiliki potensi cukup besar melihat pertumbuhan bisnis sekarang ini dan pertukaran program budaya. Penerbangan langsung tersebut akan mengefisiensi waktu dan biaya. (gafar)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya