HTTP Status[404] Errno [0]

Ruhut Sitompol “Ditendang” dari DPP Demokrat

14 December 2012 19:15
Ruhut Sitompol “Ditendang” dari DPP Demokrat
Pengurus DPP Demokrat Ruhut Sitompul "ditendang" dari kepengurusan partainya.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Pengurus DPP Demokrat Ruhut Sitompul "ditendang" dari kepengurusan partainya.

Pengurus DPP Demokrat Ruhut Sitompul “ditendang” dari kepengurusan partainya.

BugisPos — Â Ruhut Sitompul “ditendang” dari kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokat. Sebelumnya, Ruhut mendapat jabatan Ketua Departemen Komunikasi dan Informatika DPP Demokrat.

Wakil Sekretaris DPP Partai Demokrat Saan Mustopa mengatakan, posisi Ruhut diisi oleh Nurul Qomar. Sebelumnya, Qomar menjabat Sekretaris Departemen dan Komunikasi.

Apakah Ruhut mendapat jabatan lain di DPP? “Enggak ada,” jawab Saan, sebagaimana dikutip dari Tribun Timur.com.

Ketika ditanya apakah pencopotan itu lantaran sikap Ruhut yang terus mendesak agar Anas Urbaningrum mengundurkan diri sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Saan membantahnya.

“Penyegaran saja,” kata dia.

Selain itu, pergantian juga dilakukan pada posisi Ketua Divisi Komunikasi Publik DPP Demokrat yang sebelumnya dijabat Andi Nurpati, kini dijabat I Gede Pasek Suardika. Nurpati kini menjabat Ketua Divisi Hubungan Eksternal dan LSM.

Seperti diberitakan, pasca terungkapnya kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Hambalang, Ruhut terang-terangan meminta Anas dan kader lain yang disebut-sebut terlibat korupsi untuk bersikap legowo dengan mundur dari kepengurusan partai.

Ruhut khawatir Anas terjerat ketika mendekati pemilu 2014.
“Kebayang nanti naik kelasnya (Anas) last minute menjelang pemilu 2014 , karam langsung partai kami. Legowo makanya kepada kawan-kawan kami,” kata Ruhut beberapa waktu lalu.

Ruhut Ancam Buka-bukaan

Usai diputuskan tidak lagi menjabat sebagai Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat(PD), Ruhut Sitompul memendam rasa amarah. Ia bahkan mengaku akan membuka semua aib-aib politisi Partai Demokrat, termasuk sang Ketua Umum Anas Urbaningrum.

“Dia (Anas) itu bukan pemimpin, kalau begini makin kita kerjain dia, lihat saja nanti,tunggu tanggal mainnya” kata Ruhut.

Ruhut juga menceritakan bagaimana ulah sang ketua Anas Urbaningrum yang menurutnya banyak mencopot orang-orang yang tidak sepaham dan suatu saat bisa mengancam dirinya.

“Jadi, Anas itu yang menyerang-menyerang dia seperti Isran Noor diberhentikan, banyak yang diberhentikan,” kata Ruhut.

Ruhut melihat keputusan tersebut sebagai bentuk ketakutan sang Ketua Umum Anas Urbaningrum, Anas kata Ruhut sengaja mencopot dirinya agar aman dari ancaman jeratan hukum.

“Itu sama saja menggali kuburnya sendiri, ketakutan dia pasti masuk bui kalau saya masih ada,” kata Ruhut lagi.

Ruhut menceritakan awal mula pencopotan dirinya dari DPP. Mantan pengacara ini menyebut Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono sempat menolak rencana pencopotan dirinya, tetapi pada akhirnya keputusan tetap diambil.

“Awalnya ditolak sama bapak (SBY). Jadi, Anas itu yang menyerang-menyerang dia seperti Isran Noor diberhentikan, banyak yang diberhentikan,” katanya.

Lebih jauh Ruhut menjelaskan bahwa keputusan pencopotan dirinya tidak diketahui oleh Sekjen Edhie Baskoro Yudhoyono. Pernyataan tersebut berbeda jauh dengan apa yang disampaikan Kepala Biro Publikasi, Riset dan Data Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat Prasetyo Sudrajat.

Ia mengatakan keputusan untuk mencopot Ruhut Sitompul dari jabatan Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat diambil tiga minggu yang lalu. Keputusan tersebut merupakan perintah langsung dari Ketua Umum Anas Urbaningrum dan Sekjen Edhie Baskoro Yudhoyono.

“Itu Sekjen enggak tahu itu, paham kan maksudnya,” kata Ruhut.

Ruhut Sitompul politisi gaek yang pernah menjadi pengacara terhitung tiga minggu yang lalu sudah tidak lagi memiliki jabatan di DPP Partai Demokrat. Kini Ruhut hanya menyandang status anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat.(gafar)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya