HTTP Status[404] Errno [0]

Sulsel Empat Besar Kontribusi Beras Nasional

15 December 2012 05:15
Sulsel Empat Besar Kontribusi Beras Nasional
Produksi beras Sulsel meningkat signifikan. Tahun 2012 ini, Sulsel berada pada urutan keempat penyumbang beras nasional setelah Jatim, Jateng, dan Jabar.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Produksi beras Sulsel meningkat signifikan. Tahun 2012 ini, Sulsel berada pada urutan keempat penyumbang beras nasional setelah Jatim, Jateng, dan Jabar.

Produksi beras Sulsel meningkat signifikan. Tahun 2012 ini, Sulsel berada pada urutan keempat penyumbang beras nasional setelah Jatim, Jateng, dan Jabar.

BugisPos — Produksi padi Sulsel dua tahun berturut-turut naik signifikan. Berdasar data BPS, Sulsel masuk nomor empat produsen besar terbesar tanah air. Di atas Sulsel ada Jatim, Jateng, dan Jabar.

Data pada Badan Pusat Statistik (BPS), produksi padi nasional pada Angka Ramalan II (ARAM II) 2012 sebesar 68,96 juta ton Gabah Kering Giling (GKG). Angka itu naik 3,20 juta ton (4,87 persen) dibandingkan 2011. Kenaikan didorong oleh Jawa sebesar 2,09 juta ton dan di luar Jawa sebesar 1,11 juta ton.

Kenaikan produksi diperkirakan terjadi karena peningkatan luas panen seluas 268,01 ribu hektar (2,03 persen) dan produktivitas sebesar 1.390 kilogram per hektare, naik 2,79 persen.

Perkiraan kenaikan produksi padi 2012 yang relatif besar terdapat di Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, dan Lampung. Sementara itu, perkiraan penurunan produksi terjadi di Jawa Barat, Riau, Gorontalo, Bali, dan Banten.

Berdasar volume produksi, Jawa Timur berada pada urutan pertama. Pada Aram II 2012 produksi padi setara GKG provinsi ini, sebanyak 12,04 juta ton. Luas areal panen sekira 44,18 ribu hektare. Dengan produktivitas 6.220 ton per hektare.

Urutan kedua adalah Jawa Barat dengan produksi GKG pada Aram II 2012 mencapai 11.403.668 ton. Volume GKG tersebut setara dengan 7.154.662 ton beras.

Urutan ketiga, Jawa Tengah dengan produksi GKG pada Aram II 2012 10,199 juta ton. Luas panen mencapai 1.779.244 hektare dengan produktivitas 5.732 per hektare.

Sementara Sulsel berada di urutan keempat dengan produksi GKG pada Aram II 2012 sekira 4,87 juta ton. Luas panen mencapai 967.354 Hektare dengan produktivitas 5.037 kilogram per hektare.

Meskipun masih di urutan keempat produsen beras nasional, Sulsel punya prestasi dua tahun beruntun mempertahankan Adhikarya Pangan Nasional (APN) 2012 dari Presiden RI.

APN 2012 diserahkan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono kepada beberapa gubernur, termasuk Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo di Istana Negara Jakarta, Jumat, (14/12/2012). Gubernur yang juga menerima APN 2012 adalah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Lampung, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Sebagaimana dikutip dari FAJAR online, Kepala Badan Ketahanan Pangan Daerah (BPKD) Sulsel Asri Agung Pananrang mengatakan, penghargaan tertinggi bidang ketahanan pangan ini juga diraih Sulsel pada 2011 lalu.

“Dua tahun terakhir, produksi beras kita surplus melalui pendekatan program dari Pemprov Sulsel,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Hortikultura Provinsi Sulsel, Lutfi Halide, menambahkan, surplus beras 2 juta ton yang dicetak Sulsel, memberikan sumbangan besar terhadap pangan nasional. “Kita memasok 30 persen beras nasional,” kata Lutfi. (gafar)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya