HTTP Status[404] Errno [0]

Mitos Tentang Hari Kiamat

16 December 2012 06:56
Mitos Tentang Hari Kiamat
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

UntitledBugisPos — Dimakan labu raksasa, ditelan banjir atau kebakaran, membeku dalam nuklir musim dingin atau zaman es baru — manusia menatap akhir dunia dengan rasa takut sekaligus tertarik sejak awal peradaban.
Fenomena alam seperti siang yang berganti malam, atau empat musim silih berganti telah mendorong ketakutan panjang bahwa manusia akan jatuh ke dalam kegelapan abadi, atau musim dingin tak berujung.

“Sebelum era agama-agama monoteis, peradaban paling kuno hidup dalam ketakutan bahwa siklus kehidupan akan berhenti suatu hari nanti,” jelas sejarawan Bernard Sergent, penulis buku terbaru yang menjelajahi 13 mitos kiamat, seperti ditulis Myriam Chiplain-Riou di AFPNews.

Kaum Aztec percaya, ada kemungkinan bahwa setiap 52 tahun, matahari tidak lagi terbit sehingga mereka mengorbankan manusia untuk memastikan matahari tetap terbit.

Namun, bukannya dianggap akhir dunia, sejarah kiamat sering dipandang sebagai cara untuk memulai dari awal, membagi yang baik dan jahat untuk memulai kehidupan baru.

Kitab Wahyu dalam Alkitab menggambarkan serangkaian peristiwa bencana yang memusnahkan sebagian dari kehidupan di Bumi, yang mencapai puncaknya dengan pengumuman kedatangan Yesus Kristus yang kedua kali.

Sementara itu, Islam juga menjelaskan kisah tentang kiamat dengan badai pasir, perang atau kebakaran.

Wabah penyakit, kelaparan dan perang brutal membuat Eropa pada Abad Pertengahan tampak siap menghadapi kiamat. Mereka yakin dunia akan berakhir pada tahun 1.000 Masehi, seperti yang diramalkan para peramal kiamat satu milenium kemudian.

Pada awal Renaissance, Anabaptis yakin akhir dunia sudah dekat, dan penting untuk dilakukan pembaptisan ulang sebelum kiamat datang.

“Hal yang paling dipikirkan ketika dihukum oleh para dewa, atau oleh alam, adalah pemberian hukuman karena menentang kekuatan yang lebih tinggi,” kata Jean-Noel Lafargue, penulis penelitian tentang mitos akhir dunia sepanjang sejarah.

“Zaman sekarang, kita tidak perlu lagi Tuhan untuk membuat kita takut. Bencana akibat ulah manusia cukup membuat kita takut… Itulah yang berubah pada abad ke-20.”

Selama ribuan tahun, air adalah senjata ampuh yang sering digunakan.

Bagi kaum Yahudi dan Kristen, banjir membangkitkan kisah Alkitab tentang Bahtera Nuh. Meski demikian, cerita air bah yang dikirim kepada manusia karena kemarahan Tuhan sudah ada dari zaman kuno.

Di Mesopotamia semua mitos tentang banjir terjadi dari zaman Sumeria, antara tahun keempat dan kedua milenium sebelum Masehi, seperti yang diceritakan dalam Epos Gilgames, salah satu karya sastra paling awal yang bertahan.

Yunani Kuno dan Romawi memiliki cerita mereka sendiri tentang banjir: mulai dari banjir Ogyges (dinamai berdasarkan raja dari mitos) hingga Atlantis, pulau legendaris yang ditelan oleh laut, seperti yang diceritakan oleh filsuf Plato.

Menurut kitab Kejadian di Alkitab, Tuhan memutuskan untuk membersihkan Bumi dari manusia dan binatang, memerintahkan seorang manusia suci, Nuh, untuk membangun sebuah bahtera untuk menyelamatkan dirinya dan sisa-sisa kehidupan.

Kebakaran biasanya terjadi sebelum atau setelah banjir.

Budaya Yunani, Skandinavia, India dan suku asli Amerika semua berbicara tentang pemusnahan awal umat manusia yang disebabkan kebakaran.

Afrika dan Mesir kuno tidak memiliki mitos banjir, tapi cerita rakyat Afrika Barat berbicara tentang “labu pemangsa” yang menelan seluruh pemukiman, rumah, ternak, bahkan seluruh umat manusia.

“Saya pikir itu bagian dari manusia, bagian dari jiwa manusia, untuk tertarik dengan akhir dunia,” kata Jocelyn Bell Burnell, profesor tamu astrofisika di Oxford, kepada AFP.

Pada abad ke-21, kiamat — dalam layar kaca — yang paling sering muncul adalah pandemi atau bencana iklim, tetapi para peramal kiamat mungkin sudah menyediakan persediaan, karena semakin dekatnya akhir dunia menurut kalender suku Maya, yang jatuh pada 21 Desember.

Tanda-tanda kiamat menurut agama-agama Samawi

Setiap agama pasti mengakui adanya hari kiamat. Hari hancurnya seluruh isi planet bumi tersebut menandai babak baru dimulainya hari pembalasan yang dijanjikan oleh Tuhan kepada umatnya.

Dalam agama-agama Samawi (Ibrahimiah), kiamat ditandai dengan berbagai kejadian. Di agama Islam, tanda-tanda kiamat di antaranya diawali dengan adanya 10 tanda-tanda sebagaimana disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW adalam haditsnya.

“Sesungguhnya kiamat itu tidak akan terjadi sebelum adanya sepuluh tanda-tanda kiamat, yaitu tenggelam di timur, tenggelam di barat, tenggelam di Jazirah Arab, adanya asap, datangnya Dajjal, Dabbah (binatang melata yang besar), Ya’juj dan Ma’juj, terbit matahari dari sebelah barat, keluar api dari ujung Aden yang menggiring manusia, dan turunnya Nabi Isa.” (Hadits Riwayat Muslim).

Mengenai kepastian kapan kiamat tiba, dalam Islam Allah menegaskan dalam firman-firman Nya, di antaranya: “Orang-orang yang kafir mengatakan bahwa mereka sekali-sekali tidak akan dibangkitkan, katakanlah: Tidak demikian, demi Tuhanku, benar-benar kamu akan dibangkitkan, kemudian akan diberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. Yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.” (At-Taghabun 64:7).

Dalam ajaran Kristiani, Alkitab menyebutkan bahwa kiamat atau akhir zaman akan diawali dengan kedatangan Kristus yang disertai atau didahului oleh bermacam-macam tanda.

Beberapa tanda tersebut di antaranya: akan datang Kristus-Kristus palsu, yang akan menyesatkan banyak orang. Akan datang godaan yang besar, yang akan menjadikan banyak orang murtad; ada penganiayaan, saling membenci, sehingga keluarga pecah-belah, saling bunuh. Akan ada perang, dan kabar perang, kelaparan, dan gempa bumi.

Akan ada bencana alam yang besar sekali. Di langit akan ada tanda kedatangan Anak Manusia. Akan ada banyak orang berpaling dari iman, murtad. Datanglah “manusia durhaka” yaitu anti Kristus. Kabar Kerajaan Allah akan diberitakan ke seluruh dunia dan bangsa Yahudi akan bertobat, tulis merdeka.com

Tanda-tanda tersebut selama berabad-abad telah diterima oleh gereja sebagai tanda-tanda akhir zaman, sebelum kedatangan Kristus. Artinya, Tuhan Yesus Kristus tidak akan datang kembali sebelum tanda-tanda tersebut semuanya terjadi.

Sementara dalam agama Yahudi, akhir zaman ditandai dengan adanya beberapa peristiwa yang saling berkaitan. Di antaranya, adanya pengumpulan kembali orang-orang yang hidup di pembuangan, pembangunan kembali Bait Suci, adanya kurban binatang atau Korba.

Menurut tradisi Yahudi, orang-orang yang hidup pada akhir zaman akan menyaksikan: berkumpulnya kembali orang-orang Yahudi dari pembuangan ke Israel, kalahnya semua musuh Israel, pembangunan (atau penempatan oleh Allah) Kenisah di Yerusalem dan dipulihkannya kembali persembahan kurban dan ibadah di Kenisah. Serta kebangkitan orang mati (techiat hameitim), atau kebangkitan.

Dari sisi ilmiah, kiamat tersebut diartikan bahwa bumi akan hancur berkeping-keping seperti kapas berterbangan.

Menurut situs dari Lembaga Antariksa Amerika (NASA), saat ini sudah banyak planet yang berbalik arah putar. Jika pada planet bumi, matahari masih terbit dari arah timur, maka dalam beberapa tahun ini terdapat beberapa fenomena baru yang menurut mereka planet lain sudah mulai berbalik arah dan matahari terbit dari arah barat. Dari sisi ilmiah, inilah pertanda akhir zaman mendekati kiamat.

Tanda-tanda Ilmiah

Kiamat memang bersifat pasti. Namun, siapa pun tidak mengetahui kapan kiamat tersebut akan terjadi. Banyak ilmuwan memprediksi bahwa tanda-tanda kiamat pada saat ini sudah hampir terlihat.

Kiamat tersebut diartikan bahwa bumi akan hancur berkeping-keping seperti kapas berterbangan. Menurut situs dari Lembaga Antariksa Amerika (NASA) saat ini mengatakan bahwa sudah banyak planet yang berbalik arah putar. Jika pada planet bumi, matahari masih terbit dari arah timur, maka dalam beberapa tahun ini terdapat beberapa fenomena baru yang menurut mereka planet lain sudah mulai berbalik arah dan matahari terbit dari arah barat. Dari sisi ilmiah, inilah pertanda akhir jaman mendekati kiamat.

Tanda pertama kiamat adalah Planet X atau nibiru. Menurut para ilmuwan, dari sekian banyak planet yang berbalik arah putar, ada planet dari galaksi lain yang bergerak memasuki orbit dalam tata surya yaitu Planet X atau nibiru.

Planet Nibiru adalah bintang lain yang tertarik gravitasi matahari lalu masuk ke tata surya. Parahnya, planet Nibiru berevolusi berlawanan dengan revolusi bumi dan planet lain di tata surya. Jalurnya berada di jalur bumi sehingga pada suatu masa bumi akan ditabrak oleh benda yang besarnya 100 kali lipat dengan sama-sama kecepatan superdahsyat. Ilmuwan menyebut 50 tahun lagi planet Nibiru ini akan memasuki orbit tata surya sejak ditemukan tahun 2003.

Tanda kedua adalah adanya Awan Smith, diambil dari nama Gail Smith, seorang astronom AS yang mendeteksinya pertama kali pada tahun 1963 saat meneliti di Universitas Leiden, Belanda. Awan Smith adalah Gumpalan awan raksasa yang mengandung gas hidrogen dalam volume sangat besar tengah melesat mendekati piringan Galaksi Bima Sakti, tempat tata surya berada.

Jika dilihat dari Bumi, lebar gumpalan awan tersebut sebanding dengan 30 kali lebar Bulan. Awan Smith membawa energi sangat besar berupa gas hidrogen yang cukup untuk membentuk jutaan bintang seukuran Matahari. Awan Smith merupakan gumpalan gas yang berukuran panjang mencapai 11.000 tahun cahaya dan lebar 2.500 tahun cahaya.

Objek tersebut saat ini berada 40.000 tahun cahaya dari Bumi dan 8.000 tahun cahaya dari piringan Bimasakti. Objek yang pantas disebut kabut monster di ruang kosmos ini bergerak dengan kecepatan 240 kilometer per detik dan diperkirakan menabrak piringan galaksi Bimasakti dengan kemiringan 45 derajat, tabrakan dahsyat yang diperkirakan terjadi antara 20-40 juta tahun lagi akan menghasilkan kembang api spektakuler di langit.

Lalu, tanda ketiga adalah Tabrakan galaksi Andromeda. Galaksi paling dekat dengan galaksi Bimasakti adalah Andromeda. Saat ini galaksi andromeda melayang mendekati bimasakti dengan kecepatan 300.000 mil per jam, 100 kali lebih cepat daripada peluru yang melesat dengan kecepatan tinggi. Ketika bertabrakan, Andromeda akan mengubah galaksi bimasakti selamanya.

Ilmuwan memperkirakan galaksi Bima Sakti akan bertabrakan dengan Galaksi Andromeda yang berjarak 2,5 juta tahun cahaya dari bumi. Dan akan terjadinya sekitar 4 miliar tahun lagi.

Namun, ada juga ilmuwan yang mengatakan bahwa kiamat akan terjadi pada tahun 2012 berdasarkan siklus aktivitas matahari yang memuncak di tahun ini dan menyebabkan panas yang luar biasa di bumi, terlebih atmosfer bumi sudah mengalami penipisan dan bolong di beberapa bagian sehingga selain memanaskan bumi dengan radikal juga melelehkan es di kutub dan juga menimbulkan badai serta topan yang dahsyat.

Medan magnet bumi yang berfungsi sebagai pertahanan utama bumi terhadap radiasi sinar matahari mulai retak bahkan ada yang sampai sebesar kota California di sana-sini. Pergeseran kutub juga tengah berlangsung. Tata surya kita tengah memasuki medan awan energi antar bintang. Awan itu mengaktifkan dan merusak keseimbangan matahari serta atmosfer planet-planet. Para ahli geofisika Rusia berpendapat bahwa ketika bumi akan memasuki awan energi tersebut di tahun 2012 hingga 2020 dan akan menimbulkan bencana besar yang belum pernah ada sebelumnya.

Fisikawan UC Berkeley menyatakan dinosaurus serta spesies lainnya telah punah akibat tumbukan asteroid raksasa 65 juta tahun silam. Menurut siklus yang diperhitungkan secara ilmiah, seharusnya hal itu sudah terjadi lagi di saat-saat sekarang. Supervulkan Yellowstone yang memiliki siklus letusan dahsyat setiap 600.000-700.000 tahun tengah bersiap untuk meletus kembali. Beberapa perhitungan ilmiah lainnya turut mendukung pandangan ini.

Menariknya, ramalan bangsa Maya juga suku Hopi, Mesir Kuno, dan beberapa suku kuno lainnya di dalam kalendernya dengan detail mengungkapkan jika tahun 2012 merupakan akhir sekaligus awal zaman baru. Bagaikan kelahiran seorang anak manusia, maka kelahiran zaman baru ini akan dipenuhi dengan darah. Suku Maya merupakan salah satu suku kuno di dunia ini yang dikenal sebagai suku yang sangat detil memperhatikan dan menghitung bintang-bintang dan benda langit lainnya.

Kitab kuno dari Cina, I Ching, juga menyatakan akan terjadi bencana besar di tahun 2012. Beberapa ativitas modern juga terkait dengan tahun 2012, yakni dateline modernisasi besar-besaran Pentagon paska ditubruk rudal dalam peristiwa 11 September 2001, batas akhir pelaksanaan Codex Alimentarius yang berupaya mengurangi populasi manusia di bumi dengan rekayasa genetika dan makanan transgenik, dan sebagainya.

Kiamat di Mata PM Australia

Perdana Menteri Julia Gillard pada Kamis terlibat dalam perdebatan tentang apakah dunia akan berakhir pada 21 Desember menurut perhitungan kalender Bangsa Maya dalam sebuah video tentang musik pop Korea dan zombie pemakan daging.

Dalam video berdurasi satu menit yang direkan untuk stasiun radio anak muda Triple J, Gillard yang terlihat suram mengatakan bahwa penundaan kiamat berada di tangan meskipun tidak ada bukti yang ditemukan oleh para ilmuwan “terbaik dan tercerdas” pemerintah.

“Kepada sesama warga Australia yang saya cintai, akhir dari dunia akan datang,” katanya sambil bercanda.

“Apakah pukulan terakhir datang dari zombie pemakan daging, makhluk neraka atau dari kemenangan total K-Pop, jika Anda tahu satu hal tentang saya itu adalah ini, saya akan selalu berjuang untuk anda hingga akhir.”

Perdana menteri itu mengatakan bahwa terdapat sisi cerah untuk Kiamat, yang ia pikir tidak datang sebagai hasil dari virus komputer Y2K yang terlalu dibesar-besarkan pada tahun 2000 atau karena pajak polusi perusahaan yang diberlakukan Australia.

“Setidaknya ini berarti bahwa saya tidak perlu menghadiri acara bincang lagi,” katanya,mengacu pada acara bincang-bincang mingguan yang membahas masalah saat ini.

“Semoga beruntung untuk kalian semua.”

Gillard merekam pesan untuk program khusus “akhir dunia” yang disiarkan di Triple J pada Jumat setelah penulis sains Australia Karl Kruszelnicki memperingatkan bahwa 7 Desember merupakan tanggal nyata untuk akhir dunia (una)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya