HTTP Status[404] Errno [0]

Redenominasi, Sen Menjadi Nominal Rupiah Terkecil

17 December 2012 10:09
Redenominasi, Sen Menjadi Nominal Rupiah Terkecil
Bila tidak ada aral, Pemerintah akan menyederhanakan nominal rupiah (redenominasi) mulai tahun 2013. Nilai rupai terkecil yang akan diberlakukan adalah sen.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Bila tidak ada aral, Pemerintah akan menyederhanakan nominal rupiah (redenominasi) mulai tahun 2013. Nilai rupai terkecil yang akan diberlakukan adalah sen.

Bila tidak ada aral, Pemerintah akan menyederhanakan nominal rupiah (redenominasi) mulai tahun 2013. Nilai rupai terkecil yang akan diberlakukan adalah sen.

BugisPos — Bank Indonesia (BI) tampaknya tidak ingin program redenominasi ini kandas. Pihaknya sudah merancang bahwa program ini akan bisa terlaksana di 2017 mendatang.

Direktur Direktorat Kebijakan Moneter BI Perry Warjiyo menjelaskan saat ini bank sentral sedang menyiapkan payung hukum soal redenominasi tersebut.

“Rancangan undang-undang (RUU) Redenominasi sudah masuk program legislasi nasional (prolegnas) di 2013. Diharapkan bisa disahkan dalam setahun, masa transisi tiga tahun dan bisa dimulai pada 2017 mendatang,” kata Perry di Jakarta, akhir pekan lalu.

Menurut Perry, proses penyederhanaan nominal Rupiah ini memang tidak gampang. Meski jika dibayangkan sekilas, semuanya tampak mudah karena hanya menghilangkan tiga angka nol di belakang nilai nominal. Misalnya Rp 1.000 akan menjadi Rp 1 atau Rp 50.000 menjadi Rp 50.

Redenominasi berupa pengurangan jumlah angka pada mata uang tanpa mengubah nilainya. Sebanyak tiga digit berupa angka nol akan dihapuskan, sehingga Rp 1.000 akan menjadi Rp 1 pasca redenominasi.

Sebagaimana dilansir KOMPAS.com, Bank Indonesia juga sudah menyiapkan mata uang pada masa transisi, yang diperkirakan berjalan 2 tahun. Selama masa transisi berlaku dua mata uang, sesuai nilainya.

 Lantas, bagaimana dengan nominal Rp 50? Perry menjelaskan bahwa dalam kajiannya selama ini, nominal 1 sen akan menjadi nilai nominal terkecil. Berarti hanya Rp 100 lama yang nantinya akan menjadi 1 sen.

“Satu sen akan menjadi nominal terkecil. Sedangkan Rp 50 masih akan dipertimbangkan lagi,” tambahnya.

Untuk bisa sosialisasi program redenominasi tersebut, bank sentral akan memberi masa transisi selama tiga tahun kepada masyarakat. Nantinya akan tetap beredar uang denominasi lama dan sekaligus juga beredar uang denominasi baru agar masyarakat mulai dapat membedakan.

“Ini semua sudah siap dan sudah dikoordinasikan,” tambahnya.

Saat ini, program redenominasi hanya bergantung pada persetujuan DPR. Jika DPR mampu menyelesaikan Undang-undang Redenominasi tersebut dalam setahun, maka target pelaksanaannya juga tidak akan molor, yaitu di 2017, dengan masa transisi selama tiga tahun (2014-2016).(gafar)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya