HTTP Status[404] Errno [0]

Akbar Tanjung Nilai Pencapresan Ical tak Prosedur

20 December 2012 16:39
Akbar Tanjung Nilai Pencapresan Ical tak Prosedur
Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golongan Karya (Golkar) Akbar Tanjung menilai penetapan Aburizal Bakrie (Ical) sebagai calon presiden, tidak sesuai prosedur.
Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golongan Karya (Golkar) Akbar Tanjung menilai penetapan Aburizal Bakrie (Ical) sebagai calon presiden, tidak sesuai prosedur.

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golongan Karya (Golkar) Akbar Tanjung menilai penetapan Aburizal Bakrie (Ical) sebagai calon presiden, tidak sesuai prosedur.

BugisPos — Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golongan Karya (Golkar) Akbar Tanjung menilai penetapan Aburizal Bakrie (Ical) sebagai calon presiden, tidak sesuai prosedur. Penetapan Ical sebagai capres Golkar dinilai tidak transparansi.

“Kami menyarankan penetapan capres secara terbuka, dengan melibatkan jajaran partai dari bawah hingga ke pusat,” kata Akbar saat dihubungi, Kamis (20/12).

Memang, lanjut politisi senior itu, Ical sudah ditetapkan sebagai capres saat rapat pimpinan nasional III Partai Golkar di Hotel Aston Bogor akhir Juni lalu. Namun, penetapan tersebut hanya melibatkan kepengurusan DPD I (Provinsi) Partai Golkar saja.

“Rapimnas III tidak melibatkan DPD II (kabupaten/kota) Partai Golkar,” lanjut Akbar.

Akibatnya, banyak kepengurusan di DPD II merasa kecewa dan tidak puas dengan penunjukan Ical sebagai capres. Karena belum mufakatnya seluruh elemen partai dalam menunjuk Ical, Akbar khawatir hal itu bakal mengganggu konsolidasi partai.

“Saya sudah sering keliling ke daerah, ada perasaan yang tidak puas ketika DPD II tidak dilibatkan. Sebaiknya ini dihindari,” kata mantan Menteri Sekretaris Negara era Presiden Baharuddin Jusuf Habibie itu.

Menurut Akbar seperti dirilis FAJAR online, semua itu belum terlambat. Dia berharap Rapimnas V Partai Golkar yang rencana diselenggarakan Juli 2013 nanti, juga melibatkan kader DPD II.

“Karena itu, Rapimnas V pada Juli 2013 mendatang adalah momen yang tepat untuk mengevaluasi elektabilitas Ical,” terang Akbar.(gafar)


Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya