HTTP Status[404] Errno [0]

Dituntut 12 Tahun Bui, Angelina Sondakh Menangis

20 December 2012 17:58
Dituntut 12 Tahun Bui, Angelina Sondakh Menangis
Jaksa menuntut Angelina Sondakh dengan pidana penjara 12 tahun dan denda Rp 500 juta saat sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (20/12/2012).
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Jaksa menuntut Angelina Sondakh dengan pidana penjara 12 tahun dan denda Rp 500 juta saat sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (20/12/2012).

Jaksa menuntut Angelina Sondakh dengan pidana penjara 12 tahun dan denda Rp 500 juta saat sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (20/12/2012).

BugisPos — Jaksa dari KPK menuntut terdakwa kasus korupsi di Kemenpora dan Kemendiknas, Angelina Sondakh, dengan pidana hukuman penjara 12 tahun dan denda Rp 500 juta. Mantan Wakil Sekjen Partai Demokrat (PD) dan anggota Komisi X DPR RI itu juga dituntut mengembalikan uang kepada negara sebanyak Rp 12,580 miliar dan 2,350 juta Dolar AS.

Tuntutan itu dibacakan jaksa Kresno Anto Wibowo, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Kamis (20/12/2012) petang.

Mulanya, Angie,-sapaan Angelina, yang mengenakan baju berwarna putih dan berkacamata duduk di kursi terdakwa, tampak tenang mendengarkan kalimat demi kalimat surat tuntutan setebal 299 halaman yang disampaikan jaksa.

Ketenangan Angie itu berubah saat jaksa menyatakan, bahwa dia dituntut pidana penjara selama 12 tahun. Dia sempat berdiskusi dengan penasihat hukumnya sebelum meninggalkan ruang sidang untuk menanggapi tuntutannya ini.

Kesedihan mendalam Angie tak bisa ditutupi, saat kembali ke kursi terdakwa seraya menyatakan akan mengajukan pembelaan atau pleidoi. Saat itu Angie menangis dan ia coba membersihkan air matanya dengan sebuah tisu putih.

Seusai persidangan, Angie berjalan lambat menuju ayahnya, Prof Dr Lucky Sondakh, yang sudah berdiri di kursi pengujung. Melihat putri tercintanya bersedih dan syok atas tuntutan jaksa itu, Lucky coba menenangkannya dengan merangkul Bahu Angie.

Di sela perbincangan ayah dan anak itu, Angie sesekali membersihkan air matanya. Tampak mata Angie memerah dan berkaca-kaca.

Sebagaimana dirilis Tribun News.com, saat itu, tak ada komentar yang disampaikan Angie kepada puluhan awak media perihal tuntutan jaksa. Meski bersedih, Angie masih sempat melempar senyum kepada awak media yang mewawancarainya.

Sembari berjalan menuju lift, Angie mengatakan, “Saya mau shalat dulu.” Dikawal oleh tujuh petugas dari KPK dan polisi , Angie pun langsung menuju ke Lantai 7 Pengadilan Tipikor untuk menunaikan ibadah Salat Ashar.

Saat Angie menunaikan ibadah tersebut, penasihat hukum Angie, Teuku Nasrullah, mewanti-wanti wartawan agar tidak mewawancarainya karena Angie tengah syok dan bersedih. “Saya mohon pengertian teman-teman wartawan,” pinta Nasrullah.

Lebih dari setengah jam, Angie berada di dalam sebuah ruang shalat. Namun, ia pun tak banyak komentar seusai salat dan saat dirinya digiring petugas KPK menuju mobil tahanan.

Mata Angie yang memerah dan berkaca-kaca mengiringi langkah kakinya menuju mobil tahanan yang sudah terparkir di depan pengadilan.(gafar)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya