HTTP Status[404] Errno [0]

Kapolres Takalar Ingatkan Aparat Netral dalam Pilgub

24 December 2012 08:56
Kapolres Takalar Ingatkan Aparat Netral dalam Pilgub
Kapolres Takalar AKBP Nasrun Fahmi mengingatkan aparat bersikap netral dalam moment pilgub Sulsel, tanggal 22 Januari 2013.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Kapolres Takalar AKBP Nasrun Fahmi mengingatkan aparat bersikap netral dalam moment pilgub Sulsel, tanggal 22 Januari 2013.

Kapolres Takalar AKBP Nasrun Fahmi mengingatkan aparat bersikap netral dalam moment pilgub Sulsel, tanggal 22 Januari 2013.

BugisPos — Suhu politik kian memanas, seiring semakin dekat perhelatan pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan (Pilgub) tanggal 22 Januari 2013.

Guna menciptakan kondisi masyarakat tetap aman, damai dan pilgub berjalan sukses, Polres Takalar bekerja sama Forum Kemitraan Perpolisian Masyarakat (FKPM) Mabbulo Sibatang menggelar kegiatan berthema “ Mariki’ sama-sama ciptakan pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernul Sulawesi Selatan tahun 2013 yang aman, damai dan sukses “.

Kegiatan itu dilaksanakan di Gedung Islamic Centre Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Kallabirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar baru-baru ini. Turut hadir Asisten II Hj. Farida Kasim, SH, M.Si, Ketua Pengadilan Negeri Takalar H. Akhmad Suhel, SH, Kepala Kejaksaan Negeri Takalar Feritas, SH, M.Hum, M.Si, Pasi Ter Kodim 1426 Takalar  Kapten Syamsuddin, anggota KPU Takalar Jussalim Sammak, jajaran Camat, Kapolsek dan lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat di daerah itu.

Kapolres Takalar AKBP Nasrun Fahmi, SH.M.Si dalam Sambutannya mengemukakan, betapa pentingnya pendekatan kultur budaya mabbulo sibatang dalam menyelesaikan suatu permasalahan, bukan dengan aksi kekerasan. Dalam menyelesaikan masalah, secara bersama-sama dengan melibatkan pemerintah setempat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh adat, bhabinkamtibmas, babinsa, FKPM.

Apalagi menjelang pemilihan gubernur, sambungnya lagi, dalam menghadapi situasi seperti ini para aparatur pemerintah seperti Camat, Kapolsek, Danramil dan Lurah atauKepala Desa , Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang wilayahnya akan ditempati untuk berkampanye oleh para calon gubernur agar kiranya dapat bersifat netral dan tidak terlibat dalam politik praktis.

“Aparat juga dituntut dapat mengantisipasi terjadinya black campaign atau fitnah,” pesan Kapolres Takalar, Nasrun Fahmi.

Dia menekankan, seluruh aparat bersama masyarakat dapat mengantisipasi kerawanan-kerawanan yang bisa timbul menjelang pilgub. Selain itu perlu aparat bersama masyarakat mengantisipasi kerawanan-kerawanan kriminalitas lain seperti pencurian sepeda motor, pencurian ternak serta tindakan kriminalitas yang lain.(rusli/gafar)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya