HTTP Status[404] Errno [0]

Hingga Januari 2013, Pemerintah Imbau Siaga Bencana

27 December 2012 17:44
Hingga Januari 2013, Pemerintah Imbau Siaga Bencana
Pemerintah mengimbau semua pihak untuk bersiaga menghadapi bencana sepanjang Desember 2012 hingga Januari 2013.
Pemerintah mengimbau semua pihak untuk bersiaga menghadapi bencana sepanjang Desember 2012 hingga Januari 2013.

Pemerintah mengimbau semua pihak untuk bersiaga menghadapi bencana sepanjang Desember 2012 hingga Januari 2013.

BugisPos — Pemerintah mengimbau semua pihak untuk bersiaga menghadapi bencana sepanjang Desember 2012 hingga Januari 2013. Pada periode itu, sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi bakal diguyur hujan deras dan angin puting beliung.

Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono mengatakan ancaman bencana menguat di awal tahun depan lantaran wilayah Indonesia memasuki siklus lima tahunan musim hujan.

“Semua harus siaga menghadapi musim hujan tahun ini,” ujarnya seusai rapat koordinasi membahas kebencanaan di Jakarta, kemarin.

Dia meminta seluruh kementerian dan lembaga terkait serta pemerintah daerah meningkatkan konsolidasi untuk menghadapi ancaman tersebut.

“Lewat konsolidasi diharapkan muncul rencana kontingensi, logistik, peralatan, selter, tenda, dapur umum, dan transportasi untuk menghadapi musim hujan,” tutur Agung.

Menurut Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif, sebagaimana dirilis FAJAR online, berdasarkan peta potensi bencana banjir tahun ini, untuk kawasan barat Indonesia pada Desember 2012, Jawa Tengah dinilai berisiko tinggi (kode merah).

Pada Januari 2013, kawasan barat Indonesia yang berkode merah meliputi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur. Untuk kawasan timur, wilayah Sulawesi bagian selatan berisiko tinggi dilanda banjir pada Desember 2012, sedangkan pada Januari 2013 potensi banjir ada di wilayah Kalimantan Barat.

“Berdasarkan kejadian tahun-tahun sebelumnya, untuk wilayah DKI, Banten, dan Jabar yang perlu dikontrol ialah Sungai Ciliwung dan Cisadane,” ujar Syamsul.

Untuk Banten, imbuh dia, Sungai Ciujung dan Cimandiri juga perlu dicermati, begitu pula Jawa Barat perlu mewaspadai Sungai Citarum. Untuk Jawa Tengah, potensi banjir bisa datang dari Jratunseluna (Jragung, Tuntang, Serang, Lusi, dan Juana) di sekitar Semarang dan Bengawan Solo. Selain banjir air, banjir lahar dingin mengancam dari Gunung Merapi, Gunung Gamalama, dan Gunung Semeru.(gafar)


Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya