HTTP Status[404] Errno [0]

“Pelengseran” Bupati Garut, Mendagri Tunggu Putusan MA

27 December 2012 16:42
“Pelengseran” Bupati Garut, Mendagri Tunggu Putusan MA
Nasib Bupati Garut Aceng Fikri Akan ditentukan Mahkamah Agung, sebelum Mendagri Gamawan Fauzi meneruskan "Pelengseran" bupati itu ke Presiden untuk diputuskan.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Nasib Bupati Garut Aceng Fikri Akan ditentukan Mahkamah Agung, sebelum Mendagri Gamawan Fauzi meneruskan "Pelengseran" bupati itu ke Presiden untuk diputuskan.

Nasib Bupati Garut Aceng Fikri Akan ditentukan Mahkamah Agung, sebelum Mendagri Gamawan Fauzi meneruskan “Pelengseran” bupati itu ke Presiden untuk diputuskan.

BugisPos — Bupati Garut Aceng HM Fikri melaporkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauwzi ke Bareskrim Polri dengan tuduhan pencemaran nama baik terkait polemik pernikahan siri Aceng dengan Fany Oktora yang hanya berumur empat hari. Bagaimana tanggapan Mendagri?

Gamawan mengatakan, Aceng harus sadar bahwa dirinya yang menandatangani surat keputusan (SK) pengangkatan Aceng sebagai Bupati Garut. Sebagai koordinator pembinaan penyelenggaraan negara, Gamawan merasa bisa berpendapat mengenai jajarannya.

“Kalau orang yang menandatangani beri pendapat, itu boleh dong. Dia (Aceng) musti tahu itu. Dia jelas dilantik karena ada SK menteri dalam negeri,” kata Gamawan di Kantor Presiden, Kamis (27/12/2012).

Seperti dirilis KOMPAS.com, Gamawan mengatakan, pihaknya menunggu keputusan Mahkamah Agung terhadap rekomendasi DPRD Garut yang menganggap Aceng melanggar etika dan Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah dan UU Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan. DPRD Garut mengusulkan pemberhentian Aceng sebagai bupati.

Gamawan menjelaskan, MA mempunyai waktu 30 hari untuk mengambil keputusan. Jika MA juga menyatakan Aceng bersalah, kata dia, sikap DPRD itu akan diteruskan ke dirinya hingga sampai ke Presiden. Setelah itu, Presiden mempunyai waktu 30 hari untuk mengambil keputusan.

Ketika dimintai tanggapan ancaman kerusuhan yang disampaikan pengacara Aceng jika pelengseran benar terjadi, Gamawan menjawab, “kalau begitu kita sudah tahu otak kerusuhan itu. Sudah ada mengancam dari sekarang, tinggal menangkap saja nanti.”

 Aceng Minta Keadilan pada MA

Kuasa Hukum Bupati Garut Aceng HM Fikri, Zulfikar M Rio mengatakan kliennya membutuhkan keadilan dari hakim Mahkamah Agung.

Menurut dia, putusan DPRD Kabupaten Garut yang melengserkan Aceng dari jabatan Bupati menurutnya cacat hukum. Terlebih lagi, DPRD melayangkan putusannya ke MA untuk disetujui.

Hal tersebut diungkapkannya saat mengajukan nota pendapat ke MA agar hakim mempertimbangkan kembali putusan DPRD Garut.

“Mereka (DPRD Garut) sudah menyatakan dengan tegas bahwa Aceng sudah melakukan kesalahan. Padahal kesalahan itu harus dibuktikan oleh MA. Apakah benar Aceng sudah melakukan pelanggaran hukum? Inikan harus diputus MA,” kata Rio di Gedung MA, Jakarta, Kamis (27/12/2012).

Rio menjelaskan, tim kuasa hukum Aceng secara prinsipil berpendapat DPRD Garut melakukan pelanggaran. Sebab, DPRD sudah bertindak sebagai badan yudikatif, bukan legislatif.

Putusan DPRD atas Aceng, lanjutnya, merupakan kesalahan prinsipil yang fatal. “MA harus benar-benar melihat dan mencermati pendapat kami ini sehingga bisa memutuskan secara adil. MA bisa memutuskan apakah ini benar-benar sudah terjadi pelanggaran hukum, pelanggaran etika atau bukan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua MA, Hatta Ali mengaku lembaga peradilan belum mendapatkan surat dari DPRD Garut. Hingga Kamis ini menurutnya surat dari DPRD Garut belum dikantongi MA.

“Kami belum bisa berkomentar banyak karena suratnya saja belum masuk ke panitera (MA),” pungkas Hatta Ali.

Sebelumnya, pada 21 Desember 2012, DPRD Garut memutuskan Aceng mundur dari jabatan bupati kota “Swiss van Java”. Menurut DPRD, Aceng bersalah karena kasus nikah kilat sehingga harus meletakkan jabatannya.(gafar)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya