HTTP Status[404] Errno [0]

Mengajak Pegawai Honorer Pilih IA, Tak Melanggar

02 January 2013 22:23
Mengajak Pegawai Honorer Pilih IA, Tak Melanggar
Sittiara
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Sittiara

Sittiara

BugisPos – Kegiatan yang dilakukan Asisten IV Pemkot Makassar, Sittiara mengumpulkan sekitar 2.000 pegawai honorer dan meminta agar memilih pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Ilham Arief Sirajuddin-Aziz Qahhar Mudzakkar di Pilgub Sulsel, sebetulnya bukan pelanggaran. Sebab yang dilarang undang-undang hanya PNS. Pegawai honorer itu bukan PNS. Demikian dikatakan ketua Pokja PWI Unit Pemkot Makassar, Usdar Nawawi, dalam menanggapi munculnya protes atas pengumpulan tenaga honorer tersebut di balaikota.

Hanya saja, kata Usdar, kalau menggunakan fasilitas pemerintah untuk melakukan kampanye maka itu dilarang. Tetapi pada pengumpulan honorer tersebut kan bukan dalam kapasitas kampanye, sebab tahapan Pilgub Sulsel belum sampai pada sesei kampanye. Jadi mesti dapat dibedakan yang mana kampanye yang mana sosialisasi. Dalam UU Pilkada tidak satupun pasal yang melarang setiap calon gubernur, bupati dan walikot untuk melakukan kegiatan sosialoisasi.

Mengajak Honorer
Sittiara pada kesempatan kegiatan Sabtu 29/12/12 di ruang pola balaikota itu menegaskan, dukungan ribuan honorer kepada pasangan nomor urut satu itu sebagai bentuk terima kasih kepada Ilham yang memperjuangkan pegawai honorer. Mantan kepala BKD Makassar itu juga meminta agar tenaga honorer Pemkot Makassar mengajak keluarga dan teman untuk memilih pasangan Ilham-Aziz.

“Inilah bentuk terima kasih kita kepada Pak Ilham yang tetap menggunakan tenaga kontrak. Daerah lain sudah tidak mengunakan lagi. Sudah waktunya kita bertema kasih kepada Pak Wali dengan mencoblos nomor satu pada 22 Januari mendatang,” tegas Sittiara.

Permintaan kepada tenaga honorer agar mendukung pasangan Ilham-Aziz juga datang dari Ilham Aief Sirajuddin sendiri, yang tidak lain Wali Kota Makassar. “Kalau Anda mencintai wali kota dan ingin membantunya, sudah saatnya sekarang. Pilih nomor satu pada 22 Januari,” imbaunya.

Ilham juga meminta pengawai honorer mengajak teman dan keluarga untuk memilihnya sebagai gubernur. Menurutnya, tidak ada gunanya bila dukungan hanya dari tenaga honorer saja.

“Kalian bisa menggunakan bahasa halus dengan berkata coblos satu saja karena kalau dua atau tiga batal,” saran Ilham.

Ilham juga sempat membandingkan dirinya dan pasangan lainnya. Ilham mengaku telah banyak berbuat untuk Makassar selama menjabat wali kota dua periode. “Apa yang telah dibangun pasangan nomor dua, tidak ada. Sama halnya pasangan nomor tiga,” ujarnya (una)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya