HTTP Status[404] Errno [0]

Antang Tenggelam, Belum Satu pun Pejabat yang Datang

04 January 2013 08:22
Antang Tenggelam, Belum Satu pun Pejabat yang Datang
Rumah yang tenggelam pada salah satu areal di blok 8 Bumi Antang Permai, Makassar
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Rumah yang tenggelam pada salah satu areal di blok 8 Bumi Antang Permai, Makassar

Rumah yang tenggelam pada salah satu areal di blok 8 Bumi Antang Permai, Makassar

BugisPos – Sejak Kamis kemarin sampai Jumat hari ini, ternayata belum seorang pun pejabat penting yang datang melihat bagaimana derita rakyat di Antang, terutama yang ada di blok 8 Bumi Antang Permai, Jl.Kampung Nipa-nipa, dan Perumnas Antang blok 10. Padahal mereka sudah dua malam mengalami serangan banjir yang tak terkira. Mereka sudah banyak yang meninggalkan rumahnya mengungsi ke rumah keluarganya dan di rumah ibadah terdekat. Padahal seharusnya, baik walikota Makassar maupun gubernur Sulsel sudah seharusnya segera datang melihat dan bertanya bagaimana nasib mereka. Sebab tentunya mereka para warga korban bajir ini membutuhkan uluran tangan para pemimpinnya. Demikian pantauan tim BugisPos, Jumat pagi 4/1/13.

Banjir yang melanda kawasan Antang, mulai dari pintu masuk Jl.Antang Raya Bumi Antang Permai (Pemunas Antang) sampai ke blok 10. Akses masuk ke kawasan ini juga terpaksa sangat terganggu akibat jalanan masuk telah berubah jadi sungai, yang tak bisa lagi dilewati kendaraan roda dua dan roda empat.

Kawasan yang paling parah diterjang banjir, ialah di area blok 8, air yang merendam rumah warga sudah naik hampir 3 meter tingginya. Ratusan rumah di areal ini sudah tidak bisa dijangkau karena telah terendam banjir dengan sangat parahnya. Akses menuju blok 10 Perumnas Antang juga sudah tak mungkin dilewati karena jalanan ke arah sana sudah berubah menjadi sungai. Warga setempat hanya bisa datang ke rumahnya dengan memakai rakit sederhana untuk mengambil barang-barang yang diperlukan.

Di lokasi memang terlihat pasukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, namun terlihat tak bisa berbuat banyak. Perahu karet yang disiapkan juga tak cukup membantu warga, buktinya, warga harus membuat rakit sendiri untuk keperluan mereka.

Di mesjid dan di beberapa rumah yang ditempati mengungsi bagi warga yang rumahnya tennggelam, tak terlihat upaya dapur umum yang mestinya disiapkan Pemkot Makassar ataupun Pemprov Sulsel. Kondisi ini tentunya sangat memiriskan hati kita semua, sebab pada saat-saat warga kena musibah, justeru mereka seolah-olah diterlantarkan begitu saja (una)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya