HTTP Status[404] Errno [0]

Dalam Kasus Rasyid Rajasa, Ada yang Tidak Beres

04 January 2013 23:20
Dalam Kasus Rasyid Rajasa, Ada yang Tidak Beres
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

UntitledBugisPos — Dalam minggu-minggu ini Publik kembali di ramaikan dengan kasus Tabrakan maut yang melibatkan M Rasyid Amarullah Rajasa yang tak lain adalah putra bungsu Menko Perekonomian RI, Hatta Rajasa, yang mengakibatkan 2 orang tewas, masalah tersebut membuat kedua belah pihak merasa sedih. Pihak korban merasa sedih karena kehilangan keluarganya, sementara pihak pelaku pun merasa sedih karena putra kesayangannya harus berurusan dengan pihak berwajib.

Tapi ada yang lucu dibalik kasus tersebut, yakni beberapa elite nasional berbondong-bondong melahirkan tafsiran yang kabur atas kasus tersebut, bahkan ada yang sudah simpulkan bahwa kasus ini akan diintervensi, perilaku elite tersebut justru menjadi bahan ketawaan di kalangan aktivis, karena telah melahirkan rasa pesimisme di tengah semangat semua kalangan untuk mau memperbaiki institusi hukum yang di tahun sebelumnya mendapat sorotan soal ketidakindependensiannya dalam mengusut sejumlah kasus. Bahkan ada yang mau mempolisir kasus tersebut dalam rana kepentingan Pemilu 2014, padahal kasus tersebut murni musibah yang tak bisa disangkut-pautkan dengan kepentingan pencitraan politik 2014.

Ketua Umum Badan Pimpinan Pusat” Perhimpunan Simpul Aktivis Se-Indonesia ( BPP PERSIRA) Fuad Bachmid kepada BugisPos menyatakan, pihaknya menganggap ada yang tidak beres dalam penanganan kasus tersebut yang dimana semua elite berbondong-bondong menyoroti intervensi penguasa terhadap penanganan kasus tersebut, Padahal proses hokum kasus tersebut belum berjalan.

Bagi Fuad, PERSIRA juga tidak sependapat jika kasus tersebut dijadikan pintu masuk untuk menguji independensi kepolisian, karena kasus ini murni musibah sehingga tidak bisa dijadikan sampel, Sementara masih banyak kasus lain yang jadi perhatian publik yang mestinya dijadikan sampel. Olehnya itu, kata Fuad, PERSIRA mendesak pihak kepolisian melihat kasus ini secara jeli adalah murni musibah, bukan kasus kejahatan politik. PERSIRA juga meminta elite politik agar focus ke masalah-masalah krusial yang menimpa bangsa ini, bukan mau mencari muka untuk berbicara lantang soal musibah keluarga yang tidak mesti debeberkan seperti kasus politik lainnya.

PERSIRA juga mensuport langkah keluarga Hatta Rajasa yang secara spontan langsung merespon kasus tersebut dengan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian dan berjanji tidak mengintervensi kasus tersebut, Tindakan Keluarga Hatta Rajasa merupakan babakan awal menunjukan karakter elite yang Responsif, Bukan mau sembunyi dari incaran media, seperti yang sering dilakukan elite politik lainnya (una)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya