HTTP Status[404] Errno [0]

Poros Takalar-Jeneponto Banjir Setinggi 1 Meter

05 January 2013 17:48
Poros Takalar-Jeneponto Banjir Setinggi 1 Meter
Jalan Poros Takalar-Jeneponto terputus akibat banjir setinggi 1,5 km, Sabtu, (5/1/2013).
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Jalan Poros Takalar-Jeneponto terputus akibat banjir setinggi 1,5 km, Sabtu, (5/1/2013).

Jalan Poros Takalar-Jeneponto terputus akibat banjir setinggi 1,5 km, Sabtu, (5/1/2013).

BugisPos —Â Hujan deras menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Jeneponto dan Takalar, Sulawesi Selatan, terendam air setinggi satu meter. Akibatnya jalan Trans Sulawesi yang menghubungkan Jeneponto dan Takalar terputus lebih kurang 1,5 kilometer.

»Antrian mobil hingga 10 kilometer karena tidak mampu melewati banjir,” kata Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Jeneponto, Syamsuddin, Sabtu (5/1/2013), seperti dikutip dari Tempo.co.

Menurut dia, ada empat kecamatan yang terendam akibat meluapnya Sungai Tamangroya, yakni Topa, Bangkala, Boyong dan Tamangroya. “Ratusan rumah warga dan areal persawahan yang telah ditanami padi terendam,” katanya.

Puluhan keluarga yang terkena banjir mulai mengungsi. Sebagian lagi memilih bertahan, karena terbiasa menghadapi banjir yang setiap tahun terjadi. “Belum ada laporan korban meninggal,” katanya.

Anggota DPRD Kabupaten Gowa, Muhammad Kasim, mengatakan, banjir di Takalar terjadi di sepanjang jalan poros mulai dari desa Canrego, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Takalar hingga perbatasan Jeneponto.

“Di beberapa titik ketinggiannya hingga satu meter dari atas badan jalan,” kata Kasim.

Saat air mulai surut, sejumlah pengemudi berusaha menembus luapan air. “Kami kembali terhalang banjir di Tamanroya Jeneponto karena sungai Allu juga meluap,” kata Kasim, yang sedang dalam perjalanan ke Takalar.(gafar)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya