HTTP Status[404] Errno [0]

Sisa 2 Tahun Jabat Presiden, SBY Intens Kunjungi Rakyat

05 January 2013 18:27
Sisa 2 Tahun Jabat Presiden, SBY Intens Kunjungi Rakyat
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memanfaatkan sisa jabatannya 2 tahun terakhir untuk intens menemui rakyat secara langsung.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memanfaatkan sisa jabatannya 2 tahun terakhir untuk intens menemui rakyat secara langsung.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memanfaatkan sisa jabatannya 2 tahun terakhir untuk intens menemui rakyat secara langsung.

BugisPos —Â Tersisa 2 tahun kepemimpinannya sebagai Presiden RI hingga akhir jabatannya tahun 2014 nanti, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan mengurangi acara seremonial dan protokoler. Sisa masa kerja akan dimanfaatkan SBY dengan intens mengunjungi rakyat, untuk berdialog langsung tanpa agenda resmi protokoler kepresidenan.

“Presiden SBY akan memakai waktu terbaiknya dalam dua tahun ke depan untuk ‘turba’, alias turun ke bawah,” kata staf khusus presiden bidang komunikasi politik, Daniel Sparringa, Jumat (4/1/2013).

Tujuan program ‘Turba’ tersebut adalah untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap implementasi kebijakan pemerintah pusat dan daerah. Interaksi langsung dengan warga diharapkan dapat memberi informasi dari tangan pertama soal masalah di masyarakat.

“SBY akan memastikan dalam dua tahun ke depan mesin pemerintahan berjalan optimal untuk meningkatkan dampak dan manfaat program pemerintah,” tegasnya.

Sebagaimana dirilis DetikNews.com, Daniel menambahkan, gaya komunikasi publik SBY juga akan lebih langsung dan tak berjarak. Bahkan bisa disebut agresif. Manajemen kepemimpinan SBY disebut akan lebih berorientasi pada solusi di lapangan dan perbaikan kebijakan.

“Kegiatan seremonial dan protokoler akan sangat susut di sepanjang 2013-2014. Pada dasarnya SBY akan lebih sering di lapangan dan melakukan kunjungan in cognito, kunjungan tanpa pemberitahuan sebelumnya,” jelas Daniel.

SBY, kata Daniel, sangat menginginkan ada kepuasan di akhir jabatannya di bulan Oktober 2014. Walaupun dua tahun itu bakal jadi tahun penuh keringat.

“Presiden SBY jelas akan lebih tanpa beban karena ia tidak sedang bersaing dengan siapa pun dalam Pilpres 2004. Jadi, dua tahun ini sungguh menjadi pertaruhan pribadi karena menyangkut idealisme, kredibilitas kepemimpinan dan akuntabilitasnya di depan rakyat. Bagi orang lain, ini akan menjadi tahun politik. Bagi kami ini akan menjadi tahun dengan hari hari yang panjang dan kurang tidur,” urainya.(gafar)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya