HTTP Status[404] Errno [0]

Banjir Besar di Jeneponto Mulai Surut, 1 Tewas

06 January 2013 11:55
Banjir Besar di Jeneponto Mulai Surut, 1 Tewas
Banjir besar terjadi di Jeneponto, dan sudah mulai surut. Dikabarkan 1 orang tewas akibat terbawa arus.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Banjir besar terjadi di Jeneponto, dan sudah mulai surut. Dikabarkan 1 orang tewas akibat terbawa arus.

Banjir besar terjadi di Jeneponto, dan sudah mulai surut. Dikabarkan 1 orang tewas akibat terbawa arus.

BugisPos — Banjir besar yang melanda Jeneponto selama dua hari terakhir, mulai surut. Genangan banjir di sejumlah kawasan ekstrim juga mulai menurun, termasuk di Lingkungan Boyong.

Hingga Minggu malam, (6/1)/2013), banjir yang mulanya naik ke jalan dengan ketinggian antara mata kaki hingga pinggang orang dewasa, sudah menyusut. Arus lalu lintas yang sebelumnya tersendat karena banjir, juga mulai lancar.

Banjir di Lingkungan Boyong, Kecamatan Tamalatea, memang sempat menyita banyak perhatian. Itu terjadi karena pada Sabtu, (5/1/2013), seorang anak yang masih berstatus pelajar SMA, tewas tenggelam karena terseret arus banjir.

Putra pasangan Sofyan Daeng Temba dan Hj Mambo tersebut juga telah dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Lingkungan Balandangan, siang menjelang sore tadi. Suasana duka meliputi pemakaman korban banjir tersebut.

Sementara itu, sebagaimana dirilis FAJAR online, sungai yang membelah sekaligus menjadi pembatas antara Lingkungan Boyong dan Lingkungan Balandangan, airnya juga sudah mulai surut. Luapan air sungai ini sebelumnya mencapai ketinggian dua meter dari permukaan jalan.

Akibatnya, banyak kendaraan yang memilih memutar ketimbang memaksakan diri melintasinya. Sejumlah kendaraan terlihat terparkir tak jauh dari TKP meninggalnya pelajar SMA tersebut, karena mogok akibat menorobos banjir.

“Mudah-mudahan tidak banjir lagi. Tapi kalau dilihat, kayaknya masih akan ada banjir susulan karena hujan belum sepenuhnya reda,” ujar salah seorang warga Lingkungan Balandangan, Hartati.

Kekhawatiran Hartati itu memang beralasan, pasalnya setelah mereda selama tiga jam, hujan deras kembali melanda sebagian besar wilayah Jeneponto.

Tim SAR Sementara Mencari 5 Orang Hanyut

Bencana banjir telah memakan korban. Informasi yang dihimpun dari SAR UNM, tercatat sudah ada lima warga yang hanyut dan kini sedang dicari oleh tim SAR.

Para korban yang hanyut berada di tempat-tempat berbeda. Di Jeneponto, tepatnya di Desa Tamanroya, dua warga dilaporkan tenggelam. Satu diantaranya telah ditemukan, dan satunya lagi masih dicari.

Korban tenggelam juga ada di Maros. Tim SAR masih sedang mencarinya. Dua korban lainnya masing-masing di Tombolo, Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, dan satu lagi di perairan sekitar Pelabuhan Sukarno – Hatta, Makassar. Keduanya juga masih dicari.

Selain mencari korban yang dilaporkan tenggelam, tim SAR UNM juga melakukan operasi di poros Maros – Bone yang saat ini putus akibat tergenang, dan di poros Pangkep.(gafar)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya