HTTP Status[404] Errno [0]

Banjir di Manggala, Akibat Tanggul Dobobol Pengemban Perumahan

07 January 2013 01:29
Banjir di Manggala, Akibat Tanggul Dobobol Pengemban Perumahan
Banjir di badan jalan blok 8 menuju blok 10 Bumi Antang Permai, Makassar
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Banjir di badan jalan blok 8 menuju blok 10 Bumi Antang Permai, Makassar

Banjir di badan jalan blok 8 menuju blok 10
Bumi Antang Permai, Makassar

BugisPos – Tengelamnya ratusan rumah warga di blok 8 perumahan Bumi Antang Permai, sampai rumah warga tersebut tenggelam sampai ke atap rumah, lebih disebabkan karena sebuah perusahaan perumahan yang akan membangun rumah di lokasi antara blok 8 dengan blok 10 Bumi Antang Permai, ternyata telah membobol tanggul penahan banjir yang terletak di sisi sungai Kajenjeng.

Banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Sulsel maupun di Makassar, terlihat tidak separah yang dialami oleh warga blok 10 Antang. Di lokasi banjir lainnya, paling banter rumah warga hanya tergenang sampai satu meter. Namun apa yang dialami warga blok 8 di Antang, merupakan lebih dari dari sekadar bencana alam banjir, yakni terdapat faktor penyebab dari manusia, yakni akibat adanya pembobolan tanggul penahan banjir yang dilakukan oleh pihak pengembang. Namun pengembang dimaksud sampai berita ini dipublikasin, belum diketahui nama da alamat perusahaanya. Namun oleh masyarakat Antang berharap agar Pemkot Makassar maupun pihak berwajib segera meminta pertanggung jawaban terhadap pengembang perumahan tersebut.

Jebolnya tanggul pengaman banjir di blok 8 tersebut, diketahui telah terjadi pada Kamis 6/1/13, dan banjir langsung menenggelamkan ratusan rumah di blok 8. Menurut seorang warga setempat, Reza, tanggul jebol karena di kawasan tersebut terdapat galian golongan C atau pengerukan tanah dan pembangunan perumahan. Sehingga membuat air sungai mengikis tanggul.

“Banjir yang ada sekarang baru kali ini terjadi semenjak ada pengerukan tanah dan pembangunan perumahan di sekitar kawasan tanggul tersebut,” kata Reza.

Reza, mengatakan, jika kondisi ini tidak teratasi bisa saja banjir tidak akan perna berhenti selama hujan ini terjadi.
“Luapan ini paling parah, karena ratusan rumah warga terendam banjir,” paparnya.

Selain itu, Kata Reza, bantuan logistik untuk korban banjir belum ada yang tersalurkan. Padahal warga sangat membutuhkan bantuan tersebut. Apalagi jalan untuk menuju ke kota terputus.
“Bantuan terjadi hanya hari pertama, itupun hanya mie dan beras yang jumlanya hanya berapa saja,” tuturnya.

Camat dan Lurah

Sejak terjadinya banjir di blok 8 dan 10 Antang, warga bertanya-tanya tentang kepedulian Camat dan Lurah yang ada di Manggala. Masalahnya, sejak musibah ini terjadi, warga belum pernah melihat kehadiran para Lurah di Manggala dan Camat Manggala di lokasi bencana. Yang muncul ialah Walikota Ilham Arief Sirajuddin, Wagub Agus Arifin Nu’mang dan Wawali Supomo Guntur. Pejabat Pemkot Makassar lainnya yang muncul di lokasi banjir, hanya Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Ir.Ismounandar dan sejumlah kepala bidangnya. Sedang dari dinas lainnya, tak seorang pun yang muncul sebagai pertanda ikut prihatin (una)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya