HTTP Status[404] Errno [0]

Roy Suryo Menpora Baru

16 January 2013 13:24
Roy Suryo Menpora Baru
Roy Suryo dilantik sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) baru, Selasa (15/1/2013).
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Roy Suryo dilantik sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) baru, Selasa (15/1/2013).

Roy Suryo dilantik sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) baru, Selasa (15/1/2013).

BugisPos — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melantik Roy Suryo sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga. Ikut dilantik pejabat lain ialah Susilo Siswo Utomo sebagai Wakil Menteri ESDM. Pelantikan dilakukan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (15/1/20

Prosesi diawali pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin oleh Presiden. Pengambilan sumpah itu berjalan lancar. Setelah itu, keduanya menerima ucapan selamat dari Presiden dan Wakil Presiden Boediono serta semua pejabat yang hadir. Presiden sempat berbincang sesaat dengan keduanya.

Pelantikan itu dihadiri Ibu Negara Ny Ani Yudhoyono, Ibu Wakil Presiden Ny Herawati Boediono, dan jajaran menteri Kabinet Indonesia Bersatu II. Hadir pula pimpinan lembaga tinggi negara, di antaranya Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Melani Leimena Suharli, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Irman Gusman, dan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Hadi Poernomo.

Berdiri di antara para menteri dan pimpinan tinggi lembaga negara dua politisi Partai Demokrat, yakni Sekretaris Jenderal Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono dan Ketua Fraksi Demokrat di DPR Nurhayati Ali Assegaf.

Sebelumnya, Roy menjabat sebagai anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai Demokrat. Roy menggantikan posisi Andi Alfian Mallarangeng yang mengundurkan diri setelah terjerat kasus dugaan korupsi proyek Hambalang, Bogor.

Adapun Susilo sebelumnya menjabat staf khusus Menteri ESDM. Susilo menggantikan posisi Rudi Rubiandini yang diangkat menjadi Kepala Satuan Kerja Sementara Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

Segera Cairkan Dana Pelatnas

Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo seusai dilantik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, seperti dirilis KOMPAS.com mengatakan, ia akan melanjutkan pekerjaan rumah yang sudah dirintis para pendahulunya. Salah satu pekerjaan rumah itu adalah pencairan dana untuk kebutuhan pemusatan latihan nasional.

Menurut Roy, saat ini Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima), sebagai institusi yang menyiapkan atlet-atlet untuk turun di pekan olahraga internasional SEA Games, masih kesulitan pendanaan. Otomatis, persiapan SEA Games 2013 di Myanmar pada Desember 2013 menjadi terkendala.

”Dana pelatnas 2013 belum juga cair. Dana olahraga Rp 1,9 triliun dari APBN 2013 akan segera dicairkan. Saya akan segera mempercepat penyelesaian kendala Satlak Prima tersebut supaya atlet yang sudah berlatih berat tidak terbebani,” ujarnya.

Roy juga bertekad mempertahankan prestasi Indonesia sebagai juara umum SEA Games. Menurut dia, ada perbedaan antara SEA Games 2013 dan SEA Games 2011. ”Soal prestasi, kita berusaha untuk tetap menjadi juara. Namun, posisinya beda. Dua tahun lalu kita tuan rumah, tahun ini tidak,” kata Menpora.

Selesaikan Kisruh PSSI

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Badan Sepak Bola Indonesia Nasir Salassa berharap Roy Suryo segera menyelesaikan persoalan dualisme kepengurusan di tubuh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Makin cepat makin baik.

Menurut Nasir, yang juga mantan pemain nasional, Menpora harus tegas memutuskan yang mana kepengurusan yang sah. ”Kepengurusan yang benar hanya satu. Ini test case bagi Menpora yang baru,” katanya.

Hal senada dikatakan pelatih tim nasional Indonesia pada SEA Games 2011, Rahmad Darmawan. Ia berpendapat, kegaduhan di PSSI sudah sangat membosankan dan harus segera disudahi. ”Ancaman dari dari federasi sepak bola dunia sudah di depan mata,” katanya.

Roy menyambut sejumlah saran mengenai penuntasan masalah PSSI. Langkah urgen yang akan segera ditempuh Roy memang menuntaskan masalah di tubuh induk olahraga sepak bola itu.

”Saya akan memastikan, apakah kesepakatan-kesepakatan yang sudah dibuat bersama para pendahulu saya dipatuhi. Saya ingin masalah ini juga cepat selesai,” ujar Roy.

Roy menginginkan satu warna, yaitu Merah Putih, sehingga ada kemungkinan membubarkan PSSI. ”Semua harus clear, termasuk penyelesaian gaji pemain,” ujar Roy.

Turun ke bawah

Beberapa pengurus besar cabang olahraga juga berharap Roy turun ke bawah melihat atlet-atlet yang sedang berlatih. Pada kesempatan itu, Menpora bisa langsung melihat peralatan yang digunakan untuk berlatih dan bisa menilai sendiri apakah alat- alat itu layak atau harus diganti.

”Kami juga ingin berkenalan dengan Menpora yang baru. Kan, bagus untuk saling mengenal agar bisa bekerja sama dengan baik. Dengan begitu, Menpora mengerti kebutuhan PB dan atlet juga dan bisa berempati,” tutur pelatih kepala cabang loncat indah, Harli Ramayani.

Hal serupa dikatakan Ketua Umum PP Pertina Reza Ali. Menurut dia, Menpora agar memahami kebutuhan atlet sehingga bisa memutuskan hal terbaik untuk atlet. ”Pemimpin yang baik itu selalu mau mendengar suara rakyat. Semoga ke depan bisa menjadi lebih baik,” katanya.

Secara terpisah, Pejabat Sementara (Pjs) Menpora Agung Laksono meminta masyarakat untuk tidak mencerca Roy karena ia belum bekerja.(gafar)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya