HTTP Status[404] Errno [0]

RS Abunawas Kekurangan Tenaga Medis

16 January 2013 18:34
RS Abunawas Kekurangan Tenaga Medis
Direktur RS Abunawas Kota Kendari mengungkapkan minimnya fasilitas dan tenaga medis.
Direktur RS Abunawas Kota Kendari mengungkapkan minimnya fasilitas dan tenaga medis.

Direktur RS Abunawas Kota Kendari mengungkapkan minimnya fasilitas dan tenaga medis.

BugisPos – Rumah sakit Abunawas Kota Kendari saat ini masih belum dapat memberikan pelayanan pasien yang memadai. Persoalannya, selain fasilitas sarana dan prasarana yang belum cukup, tenaga medis yang bertugas pun masih minim.

Hal itu dikemukakan Direktur Rumah Sakit Abunawas Kota Kendari, Dr. Hj. Asrida Mukaddim, M.Kes saat ditemui wartawan Bugis Pos di ruang kerjanya, Selasa (15/1/2013). Diakuinya, sekalipun rumah sakit yang telah menempati gedung baru yang terletak di Bypass Tapak Kuda Kota Kendari, namun sampai saat ini, sarana penunjang dalam pengobatan pasien belum memadai.

“Kami masih terhambat dalam memberikan pelayanan maksimal kepada setiap pasien yang datang berobat di rumah sakit, seperti kurangnya tenaga medis misalnya dokter yang kami miliki saat ini, juga perawat,” ungkap Dr Hj Asrida Mukaddim.

Dia menambahkan, di rumah sakit yang ia pimpin saat ini, sebenanrnya banyak diperbantukan tenaga medis honorer. Tapi sayangnya, dirinya tidak tega menugaskan tenaga medis honorer tersebut dengan kerja yang lebih ekstra, sebab status mereka yang masih bersifat tenaga honor.

Dia menyebutkan, untuk tenaga medis RS Abunawas hanya memiliki 14 tenaga dokter umum, yang idealnya sebanyak 16 dokter, dokter gigi 5 orang dan tenaga perawat berjumlah 67 orang, yang semestinya 100 orang lebih.

Selain kurangnya tenaga medis, RS Abunawas juga minim ruang inap untuk pasien. Disamping itu, tempat tidur pasien pun sangat kurang, dimana hanya memiliki 107 unit tempat tidur, padahal idealnya harus disediakan lebih 150 unit.

“Kami tidak bisa lagi menampung pasien baru bila semua tempat tidur telah terpakai,” tandasnya.

Dr Hj Asrida Mukaddim menambahkan, RS Abunawas saat ini masih membutuhkan tenaga radiologi (rontgen), dokter anastesia (bius). Dia berharap, tahun 2013 tersedia formasi CPNS untuk tenaga medis yang kurang, sehingga pelayanan bisa lebih dioptimalkan.

Perpindahan rumah sakit milik Pemerintah Propinsi Sulawesi Tenggara yang sebelumnya terletak di Jalan Piere Tendean Mandonga Kendari ke lokasi gedung yang baru di bypass Tapak Kuda memberikan pengaruh besar terhadap rumah sakit ini. Pasalnya, jumlah pasien yang datang berobat semakin membeludak.(arfan/gafar)


Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya