HTTP Status[404] Errno [0]

Karena Nila Setitik, Kehidupan Seks Anda Bisa Rusak

18 January 2013 01:21
Karena Nila Setitik, Kehidupan Seks Anda Bisa Rusak
ilustrasi
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
ilustrasi

ilustrasi

BugisPos — Kalau untuk urusan membangkitkan selera bercinta saat capek, makanan atau minuman afrodisiak mungkin bisa mengatasinya. Tapi bagaimana jika Anda tidak capek?
Nyatanya hampir setiap pasangan pasti pernah merasakan kebosanan atau berhenti tertarik pada aktivitas bercinta. Alasannya pun beragam, tergantung kondisi individu masing-masing. Namun, bukan berarti hal ini bisa didiamkan begitu saja.

Untuk lebih jelasnya, simak lima faktor utama yang mampu menyebabkan seseorang enggan bercinta dengan pasangannya dan bagaimana cara mengatasinya seperti halnya dilansir dari care2 dan dirilis detik.com Kamis (17/1/2013) berikut ini.

1. Pemikiran negatif tentang seks
Pemikiran ini bisa datang darimana saja, entah itu dari kenangan masa kecil, ajaran agama dan pengalaman seksual di masa lalu namun dapat mempengaruhi seksualitas Anda. Begitu juga dengan sebagian orang yang dibesarkan dengan pemahaman bahwa seks itu sesuatu yang kotor.

Padahal jika Anda memiliki pemikiran negatif terhadap seks, hal ini akan mempengaruhi perilaku seksual Anda jadi pastikan Anda belajar untuk meredamnya.

Faktanya, seks itu bukanlah sesuatu yang kotor. Bahkan pada dokter sepakat bahwa aktivitas ini sehat, baik bagi sistem kardiovaskular, pereda stres hingga membantu melawan penyakit dengan cara meningkatkan sistem kekebalan alami tubuh.

Seks juga dianggap salah satu contoh latihan fisik yang baik karena dapat membakar banyak kalori seperti halnya bermain tenis. Untuk mengatasi pemikiran negatif tentang seks, Anda pun bisa meminta bantuan pasangan untuk menerapkan perilaku seks yang sehat.

2. Hanya fokus pada performa
Terlalu memperhatikan performa ketika bercinta sama halnya memberikan tekanan yang luar biasa pada diri Anda sendiri. Masalahnya tekanan inilah yang dapat memberikan efek negatif terhadap seksualitas dan membuat ekspektasi terhadap performa seksual menjadi terlalu tinggi.

Ingatlah bahwasanya tak ada tubuh yang sempurna dan takkan bisa ‘bekerja’ dengan sempurna sepanjang waktu. Jadi mengharapkan kesempurnaan dalam performa seksual hanya akan berujung pada frustasi dan kekecewaan.

Daripada begitu, fokuskan saja pada hal-hal yang menyenangkan dari seks, keintiman dengan pasangan dan kenikmatan dari pemuasan hasrat satu sama lain.

3. Tak memahami seksualitas diri
Jika Anda tak tahu apa yang membuat tubuh Anda merasa ‘enak’ dan bagaimana caranya membuat Anda merasakan orgasme, lalu bagaimana pasangan bisa melakukannya? Jangan takut untuk menjelajahi tubuh Anda dan kenali hal apa saja yang membuat Anda merasakan kenyamanan, termasuk memahami hasrat seksual Anda.

Yang penting Anda juga tidak ragu-ragu untuk membagi hasrat Anda dengan pasangan dan jangan pernah menyalahkan pasangan terkait isu-isu seksual, terutama sebelum Anda mengintrospeksi diri sendiri.

4. Pasangan tak diajak diskusi tentang seks
Banyak terapis seks yang mengaku terkejut tentang begitu banyaknya orang yang mengaku nyaman ketika berhubungan seksual tapi sebaliknya tak nyaman jika harus bicara soal seks. Padahal jika Anda cukup merasa nyaman untuk berhubungan seksual dengan pasangan, tentunya Anda akan merasa nyaman untuk bicara blak-blakan dengannya tentang hal ini.

Mulailah dengan membentuk sebuah dialog. Bicarakan hal-hal yang Anda sukai, tekankan mana yang positif dan tunjukkan ketidaknyamanan Anda pada hal-hal yang negatif. Selain itu, buatlah pasangan merasa puas dengan seks yang Anda berdua lakukan, dengan begitu secara otomatis pasangan akan melakukan hal yang sama pada Anda, terutama dengan memanfaatkan hal-hal yang paling Anda sukai itu.

5. Seks bukan prioritas
Sayangnya banyak pasangan yang menganggap seks bukanlah prioritas utama dalam rumah tangga mereka, termasuk hubungan yang mereka jalani. Pekerjaan atau keluarga biasanya yang lebih diutamakan. Akibatnya mereka kehabisan energi di malam hari dan tak sanggup bercinta.

Padahal jika Anda ingin mendapatkan kehidupan seks yang sehat, berikan perhatian lebih dan jadikan sebagai prioritas. Pertama, jujurlah pada diri Anda sendiri lalu diskusikan masalah ini dengan pasangan.

Setelah itu, sekali Anda tak lagi malu bicara tentang seks maka keinginan untuk melakukan aktivitas ini akan datang dengan sendirinya (una)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya