HTTP Status[404] Errno [0]

Kasim Lega, 115 Honorer K1 Kembali Berpeluang Jadi CPNS

19 January 2013 19:08
Kasim Lega, 115 Honorer K1 Kembali Berpeluang Jadi CPNS
Kasim Wahab
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Kasim Wahab

Kasim Wahab

BugisPos — 115 tenaga honorer kategori satu dilingkup pemerintah kota Makassar kembali berpeluang diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) menyusul pertemuan Kepala Badan Kepegawaian Kota Makassar, Kasim Wahab, dengan pejabat Badan Kepegawaian Nasional di kantor BKN pusat di Jakarta, Jumat 18/1/12.

Menurut, Kepala Biro Humas BKN, Tumpak Hutabarat, usai menerima kedatangan Kasim, menjelaskan bahwa 115 honorer K1 kota Makassar yang dicoret namanya pada tahap uji publik oleh BPKP masih akan ditinjau ulang pada proses verifikasi untuk tahapan kedua yang akan dilakukan dalam waktu cepat.

“Jadi sebenarnya tidak dicoret. Memang 13 nama yang sudah dinyatakan lolos sebelumnya dianggap betul – betul sudah bersyarat untuk segera di angkat menjadi CPNS, 115 sisanya masih akan ditindak lanjuti pada proses verifikasi tahap kedua yang akan dilakukan dalam waktu dekat. Jadi Makassar masih bagus, ada 13 nama, Di Medan serta Bogor malah belum ada ” ujar Tumpak kepada wartawan.

Menurut Tumpak, uji publik selama satu bulan yang dilakukan beberapa waktu lalu tentang tenaga honorer k1, dilakukan karena banyak laporan yang masuk ke pemrintah. Makanya pak menteri ( Menpan ) membuat kebijakan untuk dilakukan pemeriksaan ulang. Itulah makanya tanggal 19 desember lalu keluar 13 nama K1 yang siap untuk dilakukan pemberkasan menjadi CPNS sebagai tahap pertama. Selebihnya yang 115 itu masih terus dilakukan pemeriksaan sebagai tahap kedua. Jadi tiap hari, tiap minggu akan ada perkembangan, dan kita berharap akhir bulan ini semua tuntas, sehingga jelas siapa yang diangkat menjadi CPNS dan siapa yang alihkan ke K2 ” jelas Tumpak.

Kepada 115 honorer K1 yang sempat dicoret namanya, Tumpak berpesan untuk tetap bersabar dan menunggu hasil seleksi tahap kedua yang saat ini masih berlangsung.

” Tidak usah resah. Sepanjang semua dokumen yang dimiliki benar dan ada, pasti pemerintah pusat akan segera mengangkat menjadi cpns, tapi kalau memang tidak lengkap, ya harus diterima, karena kalau dipaksakan akan sangat berbahaya, pejabat daerah bisa – bisa kena pidana ” lanjutnya.

Terbukanya peluang bagi honorer K1 ini membuat Kasim merasa cukup lega.

” Alhamdulillah. Sudah ada sedikit angin segar. Tolong sampaikan kepada saudara – saudara kita yang masuk K1 untuk berdoa mudah – mudahan tahap kedua yang dijanjikan bisa mengakomodir 115 nama yang saat ini masih tertahan. Kami akan terus memantau perkembangannya dan terus melakukan kontak dengan pejabat – pejabat berkompeten di pusat ” ujar Kasim usai bertemu dengan sejumlah pejabat BKN.

Sebelumnya, Kasim Wahab juga mendatangi kantor Kemenpan – RB di Jakarta untuk melancarkan protes menyusul keluarnya hasil verifikasi yang mencoret 115 honorer Kategori Satu (K1), dari 128 yang sebelumnya dinyatakan lulus verifikasi.

Selain Kasim, juga hadir mendampingi, kepala dinas kebersihan kota Makassar, Muh. Kasim, Kabag Humas Pemkot Makassar, Mukhtar Tahir, Kepala Bidang perencanaan dan Informasi pegawai, Basri Rahman, serta empat orang tenaga honorer K1 yang namanya ikut di coret (una)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya