HTTP Status[404] Errno [0]

Barak 145 Tuding Iklan Sayang Provokatif

20 January 2013 20:24
Barak 145 Tuding Iklan Sayang Provokatif
Panglima Barak 145 Jefry Y Timbo menuding iklan kandidat nomor urut 2, Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu'mang (Sayang) bersifat provokatif.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Iklan di Media Cetak “Doktor Kotor Vs Doktor Bersih”

Panglima Barak 145 Jefry Y Timbo menuding iklan kandidat nomor urut 2, Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu'mang (Sayang) bersifat provokatif.

Panglima Barak 145 Jefry Y Timbo menuding iklan kandidat nomor urut 2, Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang (Sayang) bersifat provokatif.

BugisPos — Organisasi sayap tim pemenangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel nomor urut satu Ilham Arief Sirajuddin-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar (IA), Barisan Anak Rakyat (Barak) 145, menuding iklan tim incumbent, Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang (Sayang) bersifat provokatif.

Menurut Panglima Barak 145 Jefry Y Timbo, Syahrul YL seringkali tidak sesuai kata dan perbuatan. Syahrul, lanjut Jefry, getol menyuarakan Pilgub damai namun tetap gencar beriklan provokasi di media cetak di kota Makassar.

“Iya, coba perhatikan iklan Syahrul di media cetak Minggu hari ini, doktor kotor versus doktor bersih, ini iklan mau bentrok ini, ada kata versus, katanya mau damai ? Ini betul-betul tidak mendidik, seenaknya beriklan di media tanpa pikir moralitas, tidak eloknya orang bilang doktor koruptor dana bansos, mark up APBD. Doktor itu gelar akademik, desertasinya apa dulu?. Ngomong WTP padahal tidak ada Perda transparansinya, artinya WTP tidak jelas,” jelas Jefry, seperti dikutip dari Tribun Timur.com.

Dia mengimbau incumbent Syahrul Yasin Limpo tahu diri soal korupsi dan fitnah. Panglima Barak 145, Jefry Timbo, menangatakan, Syahrul Yasin Limpo selalu menuduh kandidat lain, padahal Pemprov Sulsel punya fakta korupsi dana bantuan sosial (bansos) Rp 41,6 Milyar.

“Mestinya tahu diri, orang yang anda sudutkan itu tidak ada fakta hukumnya, masak mengaku doktor hukum tidak tahu hukum,” kata Jefry di Media Center IA, Makassar, Minggu (20/1/2013).(gafar)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya