HTTP Status[404] Errno [0]

Muhyina Muin Sebut Bakal Calon Wakil dari Birokrat

20 January 2013 18:47
Muhyina Muin Sebut Bakal Calon Wakil dari Birokrat
Bakal Calon Walikota Makassar lewat jalur independen, Hj St Muhyina Muin,SP,MM.
Bakal Calon Walikota Makassar lewat jalur independen, Hj St Muhyina Muin,SP,MM.

Bakal Calon Walikota Makassar lewat jalur independen, Hj St Muhyina Muin,SP,MM.

BugisPos — Tidak banyak kaum perempuan ingin tampil menjadi pemimpin di Kota Makassar. Kalaupun ada yang terang-terangan akan menjadi pemimpin dan mau turut tampil meramaikan perhelatan pemilihan walikota (pilwalkot) Makassar, maka tentu perempuan tersebut bukanlah perempuan biasa.

Adalah Hj. St. Muhyina Muin, SP, MM satu diantara kaum perempuan yang bertekad maju meramaikan bursa pilwalkot Makassar September 2013 nanti. Anggota DPRD Kota Makassar ini bahkan tak ingin dikatakan sebagai kandidat yang turut ramai.

“Kami telah berkomitmen akan maju dalam pemilihan walikota Makassar. Kami telah mempersiapkan diri untuk bersaing dengan kandidat-kandidat lain dan kami tidak ingin dikatakan hanya turut meramaikan saja. Tekad kami besar karena ingin membuktikan bahwa perempuan itu ternyata bisa tonji,” papar Muhyina Muin, yang akrab disebut Uji, saat konferensi pers, Jumat, (18/1/2013) di sekretariat perempuan bisa tonji Jalan Sunu Makassar.

Sejauh ini pihaknya sudah menyiapkan segala sesuatu untuk memuluskan niatnya maju dalam pilwalkot. Salah satu upaya yang telah dilakukan yakni telah mengantongi kurang lebih 100.000 KTP dukungan warga terhadap dirinya. Meskipun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar hanya mensyaratkan calon independen menjadi kontestan pilwalkot yakni dukungan minimal 45.000 KTP, namun tim pemenangan Uji center mengumpulkan 100.000 KTP dukungan.

Menurut Muhyina, pihaknya fokus maju sebagai calon independen. Selain telah mendapat dukungan KTP melampaui dari yang dipersyaratkan, pihaknya juga telah membentuk tim pemenangan di 14 kecamatan dan menyebar pada 143 kelurahan.

“Kami hanya mempersiapkan syarat sebagai calon independen. Tapi tidak tertutup kemungkinan bila kami juga lewat jalur partai politik, semua masih bisa berubah, kita lihat saja perkembangannya,” ungkapnya.

Selain mendapat dukungan langsung dari masyarakat, dia juga mengungkapkan mendapat support dari sejumlah organisasi massa dan Lembaga Swadaya Masyarakat. Diantaranya yakni dukungan dari Barisan Indonesia (Barindo), Laskar Merah Putih (LMP), Perempuan Bisa Tonji, dukungan dari Halilintar community serta berbagai ormas lainnya yang telah menyatakan dukungan kepada dirinya.

Visi-Misi Menuju 01 Makassar

Sebagai bakal calon walikota Makassar, Muhyina Muin telah memikirkan konsep-konsep program apa yang sangat diharapkan masyarakat saat ini. Dengan konsep program yang dia susun, dia berharap akan melakukan perubahan-perubahan yang terbaik dan meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat yang lebih baik dari sebelumnya.

“Visi-misi kami nantinya paling tidak dapat menyusun dan merealisasikan program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Apa saja yang sudah baik saat ini, tinggal kami teruskan dan melakukan pembenahan-pembenahan,” katanya.

Saat ini yang ada di benak Muhyina Muin, bagaimana mencarikan solusi agar masalah-masalah yang dihadapi warga kota dapat teratasi. Masalah besar itu antara lain bagaimana agar sejumlah titik tertentu yang rawan terjadi banjir dan persoalan mengatasi kemacetan akan dilakukan dengan mensinergikan antara instansi terkait atau Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) serta pakar-pakar terkait.

“Perlu juga melibatkan langsung masyarakat bila ingin mengatasi persoalan besar itu. Misalnya, untuk meminimalisir banjir yang terjadi perlu ada kedisiplinan masyarakat untuk peduli pada lingkungan, seperti tidak membuang sampah pada sembarang tempat. Dan kemacetan itu juga bisa diatasi dengan adanya kesadaran masyarakat agar dapat disiplin mematuhi aturan-aturan lalu-lintas yang ada,” papar Muhyina Muin.

Ketua organisasi massa (ormas) Perempuan Bisa Tonji Sulawesi Selatan ini menambahkan, tekadnya yang besar untuk menjadi walikota dari kaum perempuan tak lain ingin memperjuangkan kedudukan kaum perempuan yang sudah seharusnya setara dengan kaum lelaki. Program yang akan dia wujudkan nantinya bagaimana dapat lebih mengangkat harkat dan martabat kaumnya, misalnya dengan peningkatan sumber daya manusia (SDM), menghidupkan home industri yang dikelola kaum perempuan dalam bentuk UKM dan koperasi, sehingga kaum perempuan akan mendapatkan nilai tambah dari kegiatan yang dikelola.

Kriteria Bakal Calon 02 yang Diinginkan

Untuk mewujudkan konsep-konsepnya yang disusun dalam program kerja bagi masyarakat, Muhyina Muin sebagai bakal calon 01 Makassar tentunya ingin bersinergi dengan bakal calon 02 yang akan mendampingi sebagai Bakal calon Wakil Walikota Makassar. Dia tidak ingin antara 01 dan 02, terjadi perbedaan kepentingan bila kelak masyarakat memberi amanah untuk memimpin daerah ini.

“Sederhana saja kriteria yang bisa mendampingi saya, yaitu tidak muluk-muluk atau banyak janji, dia harus sangat paham dengan kondisi Makassar dan persoalannya, punya pengalaman di pemerintahan (birokrat), dan tidak memiliki kepentingan untuk kelompoknya. Karena bila ada kepentingan tertentu, saya tidak ingin tugas-tugas yang pernah diprogramkan dalam visi-misi yang dijanjikan terabaikan atau tidak jalan,” kuncinya.(gafar)


Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya