HTTP Status[404] Errno [0]

IYL : Hanya Orang Bodoh yang Tidak Percaya Quick Count

25 January 2013 20:03
IYL : Hanya Orang Bodoh yang Tidak Percaya Quick Count
Pengendali Kapal Induk Irman Yasin Limpo (IYL) mengingatkan agar pendukung kandidat lain untuk waspada.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Pengendali Kapal Induk Irman Yasin Limpo (IYL) mengingatkan agar pendukung kandidat lain untuk waspada.

Pengendali Kapal Induk Irman Yasin Limpo (IYL) menegaskan hanya orang bodoh dan  terbelakang yang tak mempercayai hasil quick count.

BugisPos — Pengendali Kapal Induk (sebutan tim pemenangan) pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang (Sayang) di Pilgub Sulsel 22 Januari 2013, Irman Yasin Limpo, menegaskan bahwa hanya orang bodoh dan terbelakang yang tidak percaya dengan hasil quick count Pilgub Sulsel 2013 yang dipublish oleh sejumlah lembaga survei melalui media televisi.

“Karena quick count itu adalah ilmu dan metodenya bisa dipertanggungjawabkan. Hanya orang bodoh dan terbelakang yang tidak percaya dengan hasil quick count,” kata Irman, Jumat (25/1/13), sebagaimana dikutip dari Tribun Timur.com.

Dia menyebutkan, quick count proses sampling ilmiah. Quick count ramai digunakan untuk mendapatkan hasil perhitungan pemilihan kepala daerah langsung dengan cepat dan akurat, hanya beberapa jam setelah TPS di tutup.

Quick count ini merupakan kegiatan pengambilan sampling biasa, sama seperti survei yang sering dilakukan untuk mengkaji objek studi tertentu. Perbedaan hanya pada unit terkecil yang di ambil dalam sampel. Jika survei unit terkecil adalah desa/kelurahan sedangkan quick count ini adalah TPS.

“Dan hasilnya akurat. Karena semuanya ilmiah dan bisa dipertanggungjawabkan,” tambah adik kandung Syahrul Yasin Limpo ini.

Adanya sekelompok orang yang diduga pendukung pasangan Ilham Arief Sirajuddin-Aziz Qahhar Mudzakkar (IA) melakukan konvoi kemenangan, malam ini, menurut Irman tindakan itu hanya mencari perkara saja.

“Ingat, orang kalah saja mau menang, apalagi orang yang sudah menang. Jadi waspadalah, saya cuma ingatkan,” tegas Irman.

Lewat quick count, sejumlah lembaga survei menyatakan pasangan Sayang sebagai pemenang Pilgub Sulsel 2013. Namun, pengumuman resmi baru akan dilakukan KPU Sulsel 1 Februari mendatang.(gafar)

Â
Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya