HTTP Status[404] Errno [0]

PLN Sulselrabar (Kembali) Lakukan Pemadaman Bergilir

26 January 2013 10:30
PLN Sulselrabar (Kembali) Lakukan Pemadaman Bergilir
PT PLN Wilayah Sulselrabar kembali melakukan pemadaman bergilir akibat pasokan listrik dari unit PLTA Bakaru berkurang.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Pasokan Listrik PLTA Bakaru Berkurang

PT PLN Wilayah Sulselrabar kembali melakukan pemadaman bergilir akibat pasokan listrik dari unit PLTA Bakaru berkurang.

PT PLN Wilayah Sulselrabar kembali melakukan pemadaman bergilir akibat pasokan listrik dari unit PLTA Bakaru berkurang.

BugisPos — PT PLN kembali melakukan pemadaman bergilir, akibat kekurangan stok daya listrik yang tersedia. Khusus di Kota Makassar saja, pemadaman bergilir sudah mulai sejak dua hari lalu.

Untuk daerah Hertasning terjadi pemadaman pada siang hingga siang hari, lalu di sekitar Antang terjadi pemadaman pada tengah malam. Masing-masing padam sekitar dua jam.

Terjadinya pemadaman meluas di beberapa daerah di Sulsel Jumat dini hari kemarin, merupakan dampak dari gangguan pada transmisi berkapasitas 150 kV di Pare-Pinrang dan Pare-Polmas pada pukul 02.27 Wita. Hal ini terjadi karena dampak dari cuaca ekstrim yang dibarengi hujan dan petir.

Dampak dari pemadaman meluas tersebut, menyebabkan penurunan beban listrik di beberapa cabang PLN seperti, PLN Cabang Makassar sebesar 45 Mega Wat (MW), Cabang Watampone sebesar 7 MW, Cabang Bulukumba 11 MW, Cabang Parepare 7 MW, Cabang Pinrang 3 MW, Cabang Palopo 7 MW, dan Cabang Mamuju 4 MW.

“Dengan berkurangnya pasokan listrik dari PLTA Bakaru Unit satu, maka pemadaman bergilir tidak bisa kami hindari untuk pelanggan umum dan rumah tangga,” kata Ahmad Ridwan Humas PLN Sulselrabar.

Sebagaimana dikutip dari Rakyat Sulsel, pihak PLN sebenarnya sudah melakukan pemadaman sebelumnya sebesar 20 MW setiap malam. Hanya saja pemadaman tersebut tidak dirasakan pelanggan umum, melainkan pelanggan perusahaan (industri) besar yang memiliki cadangan listrik dari genset.

Adapun area pemadaman bergilir tersebut akan tersebar di seluruh Sulsel dan Sulbar, yang terdiri atas unit cabang PLN. Namun yang terbesar kuotanya adalah di Cabang Makassar karena beban puncak terbesar ada di wilayah ini.

Sehubungan dengan aktivitas rekap data hasil Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel di Komisi Pemilihan Umum (KPU), PLN telah mengantisipasinya dengan backup genset yang memadai, sehingga aktivitas rekapitulasi suara bisa berjalan tanpa hambatan. Khusus untuk area Makassar rinciannya adalah 30 unit genset 5,5kVA untuk Kantor Kecamatan, 4 unit 50 kVA di Kabupaten Pangkep, Maros, Gowa, Takalar, 2 unit 100 kVA untuk Kotamadya dan Provinsi.

PLN juga akan mengupayakan sejumlah tempat untuk tidak mengalami pemadaman listrik, seperti Rumah Sakit (RS), Rumah Jabatan Gubernur, PDAM, dan beberapa area lainnya. Selain itu juga ada beberapa kabupaten yang tidak akan mengalami pemadaman listrik, dikarenakan belum masuk sistem di sana. Kabupaten tersebut seperti Kabupaten Selayar, Luwu Timur, Kabupaten Mamuju, dan Mamuju Utara.

Defisit daya tersebut, PLN mengupayakan beberapa hal, antara lain meminta perusahaan skala besar seperti industri, hotel dan mal, mengoperasikan mesin genset pada waktu beban puncak. Selain itu, PLN juga mengimbau seluruh pelanggan agar terus menerapkanprilaku hemat listrik dengan mematikan minimal dua titik lampu yang berdaya 50 MW.

“Dengan asumsi pelanggan 1,5 juta sambungan, listrik yang bisa dihemat bisa mencapai 75 MW, terutama pada saat beban puncak pada pukul 17.00 Wita hingga 22.00 Wita malam,” ungkapnya.

PLN juga mengharapkan sejumlah pihak agar secepat mungkin menertibkan pelaku pencurian listrik, memadamkan papan iklan tidak resmi, mengurangi pemakaian listrik pada papan iklan resmi yang dinilai berlebihan, serta menghentikan penggunaan listrik secara tidak resmi.


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya