HTTP Status[404] Errno [0]

PLN Ingkar, Kadis Keindahan dan Pertamanan Berang

28 January 2013 01:20
PLN Ingkar, Kadis Keindahan dan Pertamanan Berang
Muhammad Kasim
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Muhammad Kasim

Muhammad Kasim

BugisPos — Kepala Dinas Keindahan dan Pertamanan Makassar Drs.Muhammad Kasim berang terhadap  pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) karena mengingkari kesepakatan yakni mengangkut batang dan ranting pohon yang dipangkas untuk menjaga kabel listrik.
“Sudah ada kesepakatan kami dengan PLN bahwa mulai Januari 2013 mereka sendiri yang mengangkut sampah dari pohon yang dipangkas, tetapi nyatanya tidak dilakukan,” ucapnya di Makassar, Jumat 26/1/13

Ia mengatakan, banyaknya sampah batang dan ranting pohon yang bertebaran di sejumlah jalan akibat pemangkasan pohon yang dilakukan oleh PLN membuat estetika kota menjadi terganggu.

Selain itu, juga menjadi salah satu indikator terjadinya perlambatan arus kendaraan bahkan kemacetan karena lambatnya potongan-potongan ranting pohon yang belum terangkut.

Alasan pemangkasan pohon yang dilakukan oleh PLN itu untuk menghindari terjadinya pohon tumbang dan dapat menyebabkan putusnya sambungan kabel yang melintang di pohon.

Bekas pemangkasan pohon oleh PLN yang masih banyak menumpuk dan berserakan seperti dijumpai di pinggir jalan seperti disepanjang Jalan AP Pettarani mulai dari pertigaan masuk Goro sampai depan kantor Telkom. Terdapat sekitar 10 tempat sampah yang sudah menumpuk sejak sepekan lalu, namun belum juga diangkut hingga kini.

“Kesepakatan yang terjalin itu sejak tahun lalu dan mereka sendiri yang ingin melakukan pemangkasan, makanya kami juga memberikan opsi jika memangkas harus mengangkutnya juga supaya tidak merusak pemandangan serta tidak menjadi penyebab kemacetan,” katanya.

Kasim menambahkan, dengan hanya mengandalkan 151 truk pengangkut sampah dan 252 kontainer sampah, DKP Makassar merasa kewalahan mengangkut sampah yang tiba-tiba membludak gara-gara PLN memangkas pohon yang dilewati kabel listrik.

Pihaknya mengaku tidak ingin dipersalahkan masyarakat karena masyarakat tidak ingin mengetahui jika kota Makassar berserakan sampah, padahal armada yang sangat terbatas itu masih harus mengangkut sampah buangan masyarakat Makassar sebanyak 500 ton.

“Kami jelas kewalahan, kami tidak mampu mengangkut semua karena keterbatasan mobil pengangkut dan tenaga pengangkut sampah yang kami miliki. Pegawai kami mengeluh karena sampah ditinggalkan oleh PLN,” ucapnya seperti dirilis Antara News.

Walaupun demikian, DKP Makassar tetap melakukan pengangkutan. Hal ini yang membuat beberapa sampah masyarakat tertunda pengangkutannya.

“Tinggal di Pettarani yang belum kami angkut, kami upayakan selesai besok. Kemarin kami baru tuntaskan yang di jalan Rusa dan Ratulangi. Setelah ini, kami putuskan bahwa tidak bisa lagi kami yang angkut,” jelasnya.

Selama Januari 2013, PLN melakukan pemangkasan pohon hampir seluruh ruas jalan protokol Kota Makassar seperti, Perintis Kemerdekan, Dg Sirua, Alauddin, Cenderawasih, Rusa, Ratulangi, Gunung Salahutu, Gunung Latimojong, Kajaolalindo, Kartini, dan jalan Balaikota (una)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya