HTTP Status[404] Errno [0]

Dinas Tata Ruang Perketat Izin Bangunan Komersil

29 January 2013 01:27
Dinas Tata Ruang Perketat Izin Bangunan Komersil
Contoh Hotel Pena Mas di Jl.Adiyaksa yang areal parkirnya menuambil sebagian badan jalan di sisi Jl.Hertasning
Contoh Hotel Pena Mas di Jl.Adiyaksa yang areal parkirnya menuambil sebagian badan jalan di sisi Jl.Hertasning

Contoh Hotel Pena Mas di Jl.Adiyaksa yang areal parkirnya menuambil sebagian badan jalan di sisi Jl.Hertasning

BugisPos — Sekretaris Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kota Makassar Sukri Hasanuddin mengatakan, pihaknya saat ini memperketat pemberian izin mendirikan bangunan untuk bangunan komersil.
“Salah satu upaya itu adalah memberikan syarat untuk menyiapkan 20 persen lahannya untuk areal parkir,” kata Sukri di Makassar, Senin 28/1/13

Menurut dia, pengetatat pengeluaran IMB itu untuk bangunan komersil, karena setelah mengkaji lebih dalam tentang kemacetan lalu lintas di Makassar, itu karena dipicu aktivitas bangunan komersil yang tidak memiliki lahan parkir.

Dia mengatakan, akibatnya sebagian bangunan komersil hanya memanfaatkan badan jalan untuk area parkir bagi pengunjungnya. Padahal hal tersebut akan menimbulkan masalah baru.

“Karena itu bangunan seperti untuk hotel, restoran dan warung makan harus memiliki lahan parkir tersendiri tanpa mengganggu arus lalu lintas,” katanya.

Persyaratan lainnya yang juga harus dipenuhi oleh pemilik bangunan komersil, termasuk rumah kos adalah harus memiliki Amdal lalu lintas dan lingkungan.

Kedua hal itu dinilai penting, karena sedikit banyaknya aktivitas bangunan komersil akan terkait dengan dua persoalan itu, sehingga harus jelas, jika persyaratan itu sudah terpenuhi atau belum.

Mengenai banyaknya rumah tinggal yang beralih fungsi menjadi bangunan komersil, dia mengatakan, pihaknya akan memverifikasi di lapangan.

“Jadi apabila sudah ada yang beralih fungsi menjadi bangunan komersil, maka harus memenuhi persyaratan izin bangunan komersil,” katanya seperti dirilis Antara News.

Karena itu, lanjut dia, bangunan komersil seperti hotel dan restoran harus menyiapkan lahan parkir, sehingga dapat mengurangi kemacetan lalu lintas.

“Persyaratan lainnya untuk mendapatkan IMB, selain menyiapkan lahan parkir adalah memiliki Amdal lalu lintas dan lingkungan,” katanya.

Dia mengatakan, banyaknya permohonan IMB juga karena sejumlah rumah tinggal dalam perkembangannya beralih fungsi menjadi bangunan komersial.

Karena itu, lanjut dia, pihaknya juga melakukan pemantauan di lapangan untuk mendata rumah tinggal yang telah menjadi bangunan komersil (una)


Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya