HTTP Status[404] Errno [0]

Supomo Guntur Diincar PKS

29 January 2013 01:53
Supomo Guntur Diincar PKS
Supomo Guntur

BugisPos – Kendatipun memprioritaskan kader internal, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ternyata tetap terbuka kepada kandidat eksternal yang memiliki kans bertarung di Pilwakot Makassar. Sejumlah nama telah masuk radar PKS. Nama-nama tersebut akhir-akhir ini juga telah santer dikabarkan akan bertarung pada kursi 01 dan 02 Makassar. Bahkan terang-terangan, PKS menyebut nama Wakil Walikota Makassar, Supomo Guntur, masuk dalam incaran PKS.

“Komunikasi juga telah kita jalin dengan kandidat non kader untuk berkoalisi yaitu Supomo Guntur, Idris Manggabarani, Rahmat Endong Patompo, dan Rusdin Abdullah,” kata Asriady Samad, Ketua Bappilu PKS Kota Makassar, Senin 28/1/2013 seperti dirilis tribun-timur.com

Dua dari empat nama yang disebut PKS, Supomo Guntur dan Rusdin Abdullah bahkan telah gencar memasang atribut sosialisasi. Namun, komunikasi PKS dengan sepertinya bakal tersendat, pasalnya baik Supomo maupun Rusdin sama-sama menginginkan kursi wali kota. Selain itu, khusus untuk Supomo, PKS masih harus menunggu bola muntah dari Golkar,partai yang dipimpin Supomo Guntur di Kota Makassar.

Jika Supomo terpental dari Golkar alias tidak diusung karena kalah bersaing dengan sejumlah nama, seperti Farouk M Beta, Kadir Halid, dan adik kandung Ketua DPD Golkar Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Haris Yasin Limpo, kemungkinan niat PKS akan terwujud. Namun, PKS mesti menunggu karena sejauh ini Golkar juga tidak berani mengumumkan calonnya di Pilwakot Makassar tahun ini.

Asriady menambahkan, calon non partai yang bakal diusung PKS masih akan dikaji sesuai dengan potensi kemenangan yang didasarkan pada aturan partai. ” Nanti kita lihat peluang menangnya dan kesiapan masing-masing. Siapa yang paling siap dan berpeluang menang tentu dia yang 01, 02 tentu menguatkan,” tambahnya. (*)


Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya