HTTP Status[404] Errno [0]

IA (Akan) Menggugat, Garuda-Na Legowo

01 February 2013 01:12
IA (Akan) Menggugat, Garuda-Na Legowo
Pasca penetapan pasangan Syahrul YL-Agus AN (sayang) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih periode 2013-2018, pasangan Ilham-Aziz (IA) melakukan kajian dugaan kecurangan untuk menentukan sikap ke Mahkamah Konstitusi (MK), sementara pasangan Andi Rudiyanto-Andi Nawir (Garuda-Na) mengaku legowo menerima hasil Pilgub.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Pasca penetapan pasangan Syahrul YL-Agus AN (sayang) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih periode 2013-2018, pasangan Ilham-Aziz (IA) melakukan kajian dugaan kecurangan untuk menentukan sikap ke Mahkamah Konstitusi (MK), sementara pasangan Andi Rudiyanto-Andi Nawir (Garuda-Na) mengaku legowo menerima hasil Pilgub.

Pasca penetapan pasangan Syahrul YL-Agus AN (sayang) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih periode 2013-2018, pasangan Ilham-Aziz (IA) melakukan kajian dugaan kecurangan untuk menentukan sikap ke Mahkamah Konstitusi (MK), sementara pasangan Andi Rudiyanto-Andi Nawir (Garuda-Na) mengaku legowo menerima hasil Pilgub.

BugisPos — Calon Gubernur Sulsel nomor urut satu Ilham Arief Sirajuddin dan tim Ilham-Aziz (IA) melakukan pengkajian temuan kasus kecurangan Pilgub Sulsel 2013 ini.

“Kami menghargai hasil proses perhitungan KPU. Namun dalam proses pilkada yang fair, tentu saja hasil tersebut masih ada proses yang harus dilalui. Karena, kami semenjak hari pertama quick count, kami menemukan ada kecurangan, sehingga suara kami tidak sesuai,” kata Ilham yang juga Ketua Partai Demokrat Sulsel ini di kediaman pribadinya, Jalan Monginsidi Baru, Makassar, Kamis (31/1/2013) tadi malam.

Menurut Ilham, mulai hari ini hingga lusa, tim hukum IA akan bekerja untuk memutuskan sikap menuju Mahkamah Konstitusi (MK).

“Tim hukum kami sekarang bekerja, dalam waktu satu dua hari kedepan, kami akan menyatakan sikap, bahwa akan (ke MK) saya kira seperti itu,” Ilham menambahkan.

Terkait, bentrokan massa IA dan Sayang di Jl Lasinrang, sore tadi, Ilham mengaku sedari awal telah mengingatkan massa pendukungnya untuk menjaga perdamaian.

“Saya selalu mengimbau kepada semua pendukung, tolong, jaga persaudaraan, tetap damai. Jangan gara-gara pilkada, sehingga jatuh korban. Saya berharap kejadian tadi itu bisa diminimalkan. Bentrokan ini tentu saja tidak baik bagi demokrasi kita. Sekali lagi, tetap damai, jaga Makassar, tetap semangat,” ujar Ilham.

Garuda-Na Legowo

Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel Andi Rudiyanto Asapa-Andi Nawir Pasinringi (Garuda-Na) menerima kekalahan mereka (legowo) dalam Pemilihan Gubernur Sulsel yang telah menetapkan pasangan Syahrul YL-Agus AN (Sayang) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih.

Sebagaimana dikutip dari tribun-timur.com, mereka menyatakan bersiap akan mengajak Ilham Arief Sirajuddin-Aziz Qahhar Mudzakkar (IA) untuk kemudian menemui pasangan gubernur terpilih Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang.

“Sebagai Kakak saya akan mengajak Ilham-Aziz untuk menemui Syahrul-Agus. Pilgub Sulsel sudah usai dengan semuanya juga harus diakhiri dengan baik terutama menjaga tali persaudaraan,” kata Rudiyanto didampingi wakilnya Andi Nawir saat berkunjung ke rumah jabatan gubernur Sulsel, Kamis tadi malam (31/1/2013).

Dia mengatakan, kunjungannya ke rujab gubernuran di Jl Jenderal Sudirman, malam tadi untuk bertemu dengan Syahrul-Agus untuk memberikan ucapan selamat kepada pasangan nomor urut 2 sebagai gubernur dan wakil gubernur Sulsel terpilih berdasarkan penetapan KPU Sulsel.

Dia menilai apa yang menjadi riak-riak selama dalam proses pelaksanaan pilgub merupakan sebuah dinamika politik.

Namun pilgub Sulsel sudah selesai. Sehingga marilah mengakhiri pesta demokrasi ini dengan cara saling merangkul dan bersama-sama untuk meudian membangun Sulsel jauh lebih baik kedepannya.

Ditanya terkait dengan keinginannya untuk mengajak Ilham Aziz menemuai Syahrul-Agus, Bupati Sinjai dua periode ini mengatakan, bahwa malam ini juga keduanya akan ditemui di kediamannya.

“Marilah kita kembali bersama serta tetap menjaga tali persaudaraan. Jangan karena kekalahan yang kita alami semuanya tidak kondusif. Justru mari kita secara bersama-sama membangun sulsel kedepannya untuk semakin baik dan masyarakat semakin sejahtera,” ujarnya.

Namun ditanya terkait dengan hasil rekapitulasi perhitungan suara oleh KPU Sulsel yang menetapkan pasangan Sayang jilid 2 keluar sebagai pemenang.

Ketua Partai Gerindra Sulsel ini menerima dengan legowo apa yang sudah menjadi keputusan mutlak pihak KPU.

“Semuanya sudah kami terima termasuk apa yang sudah menjadi keputusan final penyelenggara pemilu,” tambahnya mengaku akan mendukung sepenuhnya apa yang sudah menjadi program kerja gubernur terpilih periode 2013-2018.

Sementara ditanya menyangkut adanya kandidat tertentu yang belum puas menerima kekalahan ini. Kata Rudy, dirinya akan mengajak kandidat tersebut untuk menerima secara legowa apa yang sudah menjadi keputusan final KPU Sulsel.

Rudi menambahkan, pihaknya juga sangat menyesalkan adanya gesekan yang terjadi sore tadi.

“Sekali lagi pilgub sudah selesai. Dan mari kita sudahi semuanya,” tandas Rudi.

Sementara Syahrul Yasin Limpo yang ditemui secara terpisah mengapresiasi atas kedatangan Rudi-Nawir ke rujab malam ini.

“Yang jelas tidak ada yang kalah dan menang yang menang itu adalah rakyat. Sikap yang ditunjukkan Rudi-Nawir merupakan pembelajaran politik yang baik untuk masyarakat,” kata Syahrul mengaku sampai detik ini Ilham-Aziz belum memberikan ucapan selamat kepda dirinya atas kemenangan ini.(gafar)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya