HTTP Status[404] Errno [0]

Kemenhub Tata 5 Pelabuhan di Indonesia

03 February 2013 12:46
Kemenhub Tata 5 Pelabuhan di Indonesia
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI akan menata lima pelabuhan di Indonesia, yakni Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, Pelabuhan Benoa (Denpasar),Tanjung Perak (Surabaya), Tanjung Mas (Semarang), dan Belawan (Medan).
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Satu Diantara 5 Pelabuhan yang Akan Ditata Yakni Soekarno-Hatta Makassar

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI akan menata lima pelabuhan di Indonesia, yakni Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, Pelabuhan Benoa (Denpasar),Tanjung Perak (Surabaya), Tanjung Mas (Semarang), dan Belawan (Medan).

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI akan menata lima pelabuhan di Indonesia, yakni Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, Pelabuhan Benoa (Denpasar),Tanjung Perak (Surabaya), Tanjung Mas (Semarang), dan Belawan (Medan).

BugisPos — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menata lima pelabuhan di Indonesia demi mengantisipasi peningkatan kunjungan wisatawan ke tanah air melalui kapal pesiar. Penataan fokus pada perbaikan kawasan terminal, akses jalan, serta kesiapan transportasi.

Satu dari lima pelabuhan yang akan ditata itu adalah Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar. Empat pelabuhan lainnya adalah Benoa (Denpasar),Tanjung Perak (Surabaya), Tanjung Mas (Semarang), dan Belawan (Medan).

Pembenahan yang dilakukan adalah pendalaman air laut di dermaga, jalur pelayaran, sarana bantu navigasi, serta pemecah ombak sehingga memungkinkan kapal pesiar lebih mudah bersandar.

Pelaksana tugas Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Leon Muhammad, sebagaimana dirilis FAJAR online, menuturkan, untuk tahap awal diprioritaskan untuk Pelabuhan Benoa, Denpasar.

“Diharapkan pada April 2013 sudah bisa digunakan untuk bersandar kapal pesiar ukuran besar,” ujar Leon.

General Manager PT Pelabuhan Indonesia III Cabang Benoa, Iwan Sabatini menambahkan, Bali ke depan akan semakin banyak didatangi kapal pesiar. Dan pada 2013 lanjut dia, sudah terdaftar 30 kapal pesiar dengan perkiraan penumpang 42 ribu wisatawan mancanegara.

“Setiap penumpang kapal pesiar rata-rata membelanjakan USD100 per orang, sedangkan untuk kru kapal USD60. Apabila kapal pesiar menurunkan penumpang wisata sebanyak 800 orang dan 300 kru, maka uang yang mengalir sekitar Rp942 juta,” beber Iwan.

Demikian pula di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar. Kota ini sudah menjadi hub dalam jalur pelayaran internasional. Selain kapal-kapal laut yang dioperasikan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni), beberapa operator kapal pesiar internasional juga menjadikan pelabuhan ini sebagai rutenya, meski tidak rutin. Beberapa operator kapal pesiar di antaranya, Costa Cruises dari Italia, dan Seabourn Cruise Line dari Jerman.

Operator kapal pesiar tersebut berangkat dari pangkalan mereka di Singapura dan Hong Kong ke Makassar dan setiap tahunnya mengangkut lebih dari 10 ribu wisatawan, mengunjungi objek-objek wisata di Makassar dan sekitarnya. Baru-baru ini, kapal pesiar Swan Hellenic asal Inggris tiba di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, dengan 350 penumpang, yang berasal dari Inggris, Amerika, dan Eropa.

Secara keseluruhan, pemerintah pusat akan merehabilitasi 138 pelabuhan di Indonesia. Untuk rehabilitasi pelabuhan tersebut, pemerintah pusat melalui Kemenhub, mengalokasikan anggaran Rp5 triliun dan merupakan proyek multiyears periode 2009-2012. “Penyelesaiannya diharapkan rampung tahun ini,” ujar Leon.(gafar)Â

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya