HTTP Status[404] Errno [0]

Pengangkatan Honorer Dihentikan

04 February 2013 01:17
Pengangkatan Honorer Dihentikan
Kasim Wahab
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Kasim Wahab

Kasim Wahab

BugisPos — Pemkot Makassar menyatakan telah menghentikan penerimaan tenaga honorer mulai tahun ini. Penghentian ini didasarkan pada adanya larangan dari Kementerian Dalam Negeri. Pemkot saat ini mempekerjakan sekitar 3.000 tenaga honorer pada seluruh unit kerja dan satuan kerja perangkat daerah.

Penghentian penerimaan diatur dalam surat Menteri Dalam Negeri nomor 814.1/169/SJ, perihal larangan pengangkatan tenaga honorer, tertanggal 10 Januari 2013 dan ditandatangani Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi. Surat ini dikirimkan kepada seluruh kepala daerah di Indonesia, termasuk Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin. Pemkot menerima surat ini medio Januari.

“Mulai Januari 2013, dilarang mengangkat pegawai honorer, kecuali perpanjangan (masa tugas), boleh,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Makassar, Muh Kasim Wahab seraya memperlihatkan surat dari kementerian, Minggu (3/2/2013) seperti dirilis tribun-timur.com

Pemkot terakhir menerima tenaga honorer, Desember 2012. Di pemkot, jumlah tenaga honorer saat ini memang terkesan menumpuk. Kian banyak lulusan baru (fresh graduate) melamar, kendati gaji diberikan sangat minim.

“Bahwa berdasarkan Pasal 8 Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2005 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil sebagaimana beberapa kali diubah, terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2012 dinyatakan bahwa: “Sejak ditetapkannya Peraturan Pemerintah ini, semua Pejabat Pembina Kepegawaian dan pejabat lain di lingkungan instansi, dilarang mengangkat tenaga honorer atau yang sejenis, kecuali ditetapkan dengan Peratutan Pemerintah,” demikian kutipan pada poin satu surat tersebut.

Larangan penerimaan honorer telah disampaikan pada seluruh pimpinan unit kerja dan satuan kerja perangkat daerah. Tenaga honorer yang telah terdaftar saat ini diminta agar tidak was-was dan tetap tenang (*)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya