HTTP Status[404] Errno [0]

Pilkada Enrekang, DPP Golkar Usung Muslimin Bando

05 February 2013 04:11
Pilkada Enrekang, DPP Golkar Usung Muslimin Bando
DPP Golkar akhirnya mengambil kebijakan yang menuai protes dari Ketua DPD I Golkar Sulsel Syahrul Yasin Limpo. Di Pilkada Enrekang, DPP Golkar mengusung Ketua DPD PAN Enrekang H Muslimin Bando.
DPP Golkar akhirnya mengambil kebijakan yang menuai protes dari Ketua DPD I Golkar Sulsel Syahrul Yasin Limpo. Di Pilkada Enrekang, DPP Golkar mengusung Ketua DPD PAN Enrekang H Muslimin Bando.

DPP Golkar akhirnya mengambil kebijakan yang menuai protes dari Ketua DPD I Golkar Sulsel Syahrul Yasin Limpo. Di Pilkada Enrekang, DPP Golkar mengusung Ketua DPD PAN Enrekang H Muslimin Bando.

Syahrul Mengaku Kecolongan, Rahman Pina Akan “Melawan”

BugisPos — Ketua DPD I PartaiGolkar Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, kecolongan  lagi oleh sikap dewan pimpinan pusat (DPP) Golkar dalam pemilihan kepala daerah(pilkada)DPP Golkar memutuskan mengusung Ketua PAN Enrekang, Muslimin Bando sebagai kandidat bupati yang diusung di Pilkada Enrekang.

Syahrul pun marah dengan keputusan ini. Sebab, sejumlah kader Golkar Sulsel telah disiapkan sebagai calon bupati.

Sebelumnya, Syahrul mengaku kecolongan atas keputusan DPP Golkar di Pilkada Bone dan Takalar. DPP Golkar merekomendasikan Andi Pashar Padjalangi di Pilkada Bone dan Burhanuddin Baharuddin di Pilkada Takalar. Kedua kandidat ini menang di pilkada masing-masing.

Tapi keputusan DPP mengusung keduanya sempat diprotes kader Golkar di Bone dan Takalar. Syahrul akhirnya menyatakan marah terhadap keputusan itu.

Seperti dirilis tribun-timur.com, terkait keputusan DPP mengusung kader PAN di Pilkada Enrekang, Syahrul menyatakan tak akan tinggal diam lagi terhadap keputusan sepihak tersebut. Dia malah menyatakan siap bertengkar jika DPP Golkar tetap ngotot pada keputusannya.

Syahrul menyatakan menolak keputusan DPP Golkar yang menetapkan Muslimin sebagai calon Bupati Enrekang. Syahrul meminta pengurus DPD I Golkar Sulsel menyurat secara resmi ke DPP menolak keputusan tersebut.

“Pokoknya kami tolak. DPD I (Golkar) tolak itu keputusan karena tidak sesuai dengan prosedur,”kata Syahrul saat ditemui di Rujab Bupati Bulukumba, Zainuddin Hasan, Senin (4/2/2013).

Syahrul mengaku jika selama ini Golkar Sulsel hanya diam terhadap keputusan DPP Golkar, kali ini, Golkar Sulsel akan melawan.

“Kalau DPP ngotot, kita harus bertengkar jika itu yang terjadi,” tegas Syahrul dengan suara keras. Gubernur terpilih Sulsel ini hadir di Bulukumba dalam rangka HUT Ke-53 daerah tersebut.

Keputusan DPP Partai Golkar mengusung Ketua DPC PAN Enrekang, Muslimin Bando, sebagai calon Golkar di Pilkada Enrekang, Agustus mendatang, membuat kader partai kuning ini di Bumi Massenrempulu, resah.

Ketua DPD II Partai Golkar Enrekang yang juga bupati dua periode daerah ini, La Tinro La Tunrung, mengatakan akan menggelar rapat pleno guna menyikapi keputusan DPP tersebut.

“Saya sudah dapat kabar tapi belum lihat SK tersebut. Kami sudah agendakan untuk rapat pleno pada hari Rabu (besok), untuk menyikapi hal tersebut.”

DPP Golkar mengeluarkan keputusan mengusung Muslimin Bando di Pilkada Enrekang, pada Senin (4/2/2013) kemarin.

Rahman Pina Akan “Melawan”

Ketua Komisi A DPRD Makassar, Rahman Pina, menabuh gong perlawanan atas keputusan DPP Partai Golkar yang telah merekomendasikan H Muslimin Bando-Amiruddin sebagai pasangan calon bupati-wakil bupati di Pilkada Enrekang, Agustus mendatang.

”Saya akan melawan kalau keputusan itu ternyata tidak sesuai mekanisme partai. Saya ikut apa signal dari Komandan (Syahrul Yasin Limpo–Ketua Golkar Sulsel),” kata Rahman Pina.

Menurut dia, kalau dengan alasan tingkat popularitas Muslimin Bando yang dijadikan acuan, mestinya bukan hanya itu yang jadi paramater. ‘

“‘Ini sama sekali mengabaikan kepentingan Golkar. Orang sudah keluar dari Golkar, terus melawan calon  usungan Golkar di Pilgub Sulsel, kenapa malah dapat perlakuakn khusus,”katanya sengit.

Ditanya kemungkinan untuk melirik pintu partai lain, untuk maju di pilkada Enrekang, Rahman Pina mengatakan, sebagai  kader Golkar, pilihannya hanya akan lewat Golkar.

“Kalau memang Golkar sudah punya pertimbangan matang dan itu sudah keputusan final, saya pasti tunduk. Tapi proses ini diluar kelaziman dan tradisi penentuan calon Golkar;”terangnya.(gafar)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya