HTTP Status[404] Errno [0]

Ilham Damaikan Perang Dangko

07 February 2013 01:39
Ilham Damaikan Perang Dangko
Suasana Perang Dangko

BugisPos — Puluhan senjata tajam, seperti busur, samurai, parang, papporo, anak panah, serta ketapel diserahkan secara suka rela kepada aparat kepolisian oleh dua kelompok warga yang bertikai di jalan dangko dan jalan abdul kadir selama beberapa hari terakhir.
Penyerahan senjata tajam ini menjadi simbol berakhirnya perang kelompok yang menyebabkan jatuhnya sejumlah korban luka serta rusaknya sejumlah rumah disekitar lokasi pertikaian.

Sejumlah stakeholder, seperti Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, kapolrestabes Makassar, Kombes Joseph Wisnu Sandjaja, serta Dandim 1408 BS Letkol Firyawan hadir menyaksikan prosesi perdamaian yang berlangsung di pelataran pesantren al Hidayah, jalan Abdul Kadir, kelurahan, Balang Baru, Kecamatan Tamalate, selasa ( 5/2 ).

” Warga kami sudah lelah berperang, senjata – senjata ini diserahkan dengan sukarela ” ujar Ridwan Jabri, ketua RW 5 saat berbicara yang disaksikan ratusan warga yang berkumpul.

Hal senada di ungkapkan oleh Mustari Lotong, ketua RW 4.
” Warga kami sudah berjanji untuk melupakan semua dendam permusuhan, dan memulai lagi persaudaraan yang lebih erat ” ujar Mustari sambil menyebutkan sejumlah senjata tajan yang diserahkan oleh warganya.

Pemuda warga RW 4 menyerahkan 87 buah busur, 1 buah samurai, 2 buah parang, 3 buah bom molotof , 3 buah penuncur, serta 8 buah ketapel, dari warga RW 5 juga menyerahkan senjata tajam dengan jumlah yang hampir sama.
Sementara itu Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin saat berbicara mengaku terharu dan bersyukur saat melihat nuansa persaudaraan yang berlangsung didepannya.

” Jadi memang sebenarnya tidak adaji masalah yang serius. Hanya memang ada provokator yang terus menebar isu seakan – akan ada rencana penyerangan kelompok yang satu ke kelompok yang lain. Hari ini kami melihat suasana kesejukan serta jalinan kebersamaan yang tidak bisa terpisahkan. Ini harus dipelihara, mari memulai dengan komitmen untuk mrmbangun nuansa baru dalam kehidupan yang baru. Jangan ada lagi yang meng ungkap pertikaian masa lalu ” ujar Ilham yang disambut aplaus ratusan warga.

Ilham juga, meminta kepada warga yang masih menyimpan senjata tajam dirumahnya untuk dibawa ke kantor polisi terdekat.

” Siapapun warga yang masih menyimpan senjata tajam dirumahnya, dan berani mendatangi kantor polisi, ataupun kantor lurah terdekat untuk menyerahkan senjatanya, maka saya yang akan menjamin, tidak akan ada yang ditangkap ” lanjut Ilham.

Ditempat ini Ilham juga menginstruksikan aparatnya untuk mendata seluruh kerusakan rumah warga akibat perang kelompok yang terjadi selama beberapa hari.
” Untuk warga yang luka – luka dan dirawat di rumah sakit, itu menjadi tanggung jawab kami untuk biaya mengobatannya ” ujar Ilham yang lagi disambut aplaus para warga.

Ketua Harian PMI sulsel ini juga meminta para tokoh masyarakat setempat untuk mengambil peran lebih besar, utamanya menangkal secara dini jika ada riak yang berpotensi terjadinya kericuhan.

” Jangan abaikan persilihan kecil, segera hubungi polisi, karena hal yang kecil berpotensi menyulut perselisihan yang lebih besar. Sekali lagi, mari tutup masa lalu untuk melangkah dengan semangat baru. Tidak ada lagi pertikaian, dan mari membangun hubungan yang lebih erat, tidak ada lagi sekat antar RW, semua harus membaur “lanjutnya.

Ilham juga menyampaikan soal rencananya pembangun posko pengamanan yang nantinya berfungsi sebagai sarana pengamanan menyeluruh bagi warga.
” Mohon pos ini nanti difungsikan untuk mencegah pihak yang ingin merusak suasana damai yang kini terjalin ” ujar Ilham (una)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya