HTTP Status[404] Errno [0]

Syahrul Ingin Putusan MK Sempurnakan Kemenangannya

07 February 2013 05:18
Syahrul Ingin Putusan MK Sempurnakan Kemenangannya
Gubernur terpilih yang ditetapkan KPU Sulsel, Syahrul Yasin Limpo ingin melengkapi kemenangannya dengan kemenangan di Mahkamah Konstitusi (MK).
Gubernur terpilih yang ditetapkan KPU Sulsel, Syahrul Yasin Limpo ingin melengkapi kemenangannya dengan kemenangan di Mahkamah Konstitusi (MK).

Gubernur terpilih yang ditetapkan KPU Sulsel, Syahrul Yasin Limpo ingin melengkapi kemenangannya dengan kemenangan di Mahkamah Konstitusi (MK).

BugisPos — Gubernur Sulsel terpilih pada Pilgub 22 Januari 2013, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menilai gugatan kompetitornya, Ilham Arief Sirajuddin-Abd Aziz Qahhar Mudzakkar (IA) ke Mahkamah Konstitusi (MK) tidak beralasan.

Sebagaimana dirilis tribun-timur.com, selisih di atas 400 ribu suara antara Syahrul-Agus (Sayang) dengan IA pada pilgub lalu dianggap Syahrul melemahkan gugatan rivalnya tersebut.

Meski demikian, mantan Bupati Gowa dua periode ini memberikan apresiasinya terhadap langkah hukum yang ditempuh IA tersebut. Menurutnya melakukan gugagtan ke MK lebih baik dibandingkan melakukan aksi provokatif yang berujung pada kesengsaraan rakyat.

“Ke MK itu memang jauh lebih baik. Tapi ingat, jangan sampai ada putusan MK, ada lagi suara miring menyebutkan MK curang,” kata Syahrul di rumah jabatan gubernur, Rabu (6/2/2013).

Menurut Syahrul, langkah ke MK dan tudingan upaya kecurangan, massif, terstruktur sangat tidak beralasan. Dia juga mengajak, apapun hasil MK dapat diterima semua kalangan dan menghormati proses hukum.

“Ingat, ini di atas 400 ribu. Biar massif bagaimana caranya, tidak mungkinlah ini bisa tercapai. Jangan ajarkan masyarakat kita sesuatu yang salah, menuding curang dan lain-lain. Tapi sudahlah, MK akan berproses, saya berharap kita semua menghormati keputusan hukum. Saya ingin kemenangan ini jadi sempurna. Jangan bilang lagi MK curang,” tegas Syahrul.

Sebelumnya, 12 pengacara IA telah mendaftarkan gugatan resmi ke MK. Pasangan nomor urut satu pada pilgub lalu ini mengaku menemukan banyak kecurangan yang cenderung terstruktur, sistematis, dan massif.(gafar)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya