HTTP Status[404] Errno [0]

Walikota Parepare (Nonaktif) Dipenjarakan

07 February 2013 18:29
Walikota Parepare (Nonaktif) Dipenjarakan
Walikota Parepare (non-aktif), Zain Katoe akhirnya dijebloskan ke penjara.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Walikota Parepare (non-aktif), Zain Katoe akhirnya dijebloskan ke penjara.

Walikota Parepare (non-aktif), Zain Katoe akhirnya dijebloskan ke penjara.

BugisPos — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) akhirnya menjemput paksa Wali Kota Parepare non aktif, Mohammad Zain Katoe, di kediaman pribadinya di Jalan Jenderal Ahmad Yani, kilometer (Km) 2, Kota Parepare, Rabu, (6/2/2013).

Zain Katoe merupakan terpidana kasus korupsi dana penyertaan modal dan pengadaan barang di Holding Company PT Pares Bandar Madani Kota Parepare. Upaya jemput paksa tersebut upaya eksekusi dari putusan Mahkamah Agung (MA) yang memvonis Zain Katoe selama satu tahun penjara atas kasus itu.

Sebagaimana dirilis Cakrawala.online, penjemputan paksa itu tidak hanya dilakukan tim Kejati Sulselbar. Melainkan, turut melibatkan tim dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Makassar dan aparat Kepolisian Daerah (Polda) Sulselbar. Bahkan sejumlah anggota TNI Parepare ikut mengawal proses eksekusi tersebut.

Tim Kejaksaan yang tiba di Parepare pada pukul 03.00 Wita dinihari berencana membawa  Zain Katoe Ke Makassar pada pukul 08.00 Wita, namun rencana tersebut berubah karena sikap Zain Katoe yang bersikukuh tidak ingin dibawa oleh Tim Kejaksaan pada waktu yang ditentukan Kejaksaan.

Namun, setelah melalui proses dan pembicaraan dengan pihak keluarga ,kolega serta Zain Katoe sendiri, akhirnya Zain ingin diangkut oleh tim Kejati Sulselbar.

“Rencananya kita mau bawa pagi, tapi karena yang bersangkutan tidak mau, jadi kita lakukan upaya persuasif. Setelah usaha persuasif tersebut, akhirnya yang bersangkutan mau dibawa,” tutur Tompo, yang turut dalam tim kejaksaan.

Sekitar pukul 12.30 Wita , Zain Katoe didampingi Sekretaris Golkar Perepare Tahang Adam, Koordinator Bidang Hukum dan HAM Golkar Parepare, Andi Lilling, dan Ketua DPRD Pare Pare Muhadir Haddade langsung bertolak ke Makassar dengan menggunakan kendaraan pribadi nomor polisi B 45 MZK.

Meskipun mengendarai mobil dengan nomor polisi B 45 MZK, Zain tiba di lapas sekitar pukul 16.30 Wita malah mengendarai Toyota Innova DD 78 AY. Zain yang tiba langsung masuk ke Lapas Kelas I Makassar tanpa mengucapkan sepatah kata kepada awak media yang telah menungguinya.

Menanggapi pencidukan kliennya, Pengacara Zain, Faisal Silenang, menilai kejaksaan telah melakukan tindakan diskriminasi.
“Ini diskriminasi, kenapa kejaksaan tampaknya cuma fokus ke kasus ini, padahal banyak kasus lain yang layak menjadi prioritas dan harus dituntaskan,” keluhnya.

Terpisah, Koordinator Anticorruption Committee (ACC), Abdul Muttalib, mengapresiasi kinerja kejaksaan atas pencidukan Zain Katoe.

“Kita patut beri apresiasi, meskipun sekian lama Zain Katoe berlindung di balik perdebatan ada tidaknya perintah penahanan dalam amar putusan, syukur kejaksaan telah memberi interpretasi yang benar terhadap putusan MA dalam kasasi Zain Katoe. Jadi  vonis MA yang tegas menyatakan terbukti bersalah sudah sepantasnya  dieksekusi jaksa meskipun tidak secara  implisit tertuang amar atau perintah tahan,” katanya.

Sebelumnya, Zain dijatuhi vonis satu tahun penjara oleh majelis hakim yang dipimpin Lambertus Limbong di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Makassar, 2 Juni 2010 lalu.

Ia divonis dalam kasus dugaan korupsi pendirian perusahaan PT Pare Bandar Madani yang bergerak di bidang perdagangan dan jasa. Selain vonis satu tahun, ia juga dikenakan denda sebesar Rp100 juta subsider dua bulan kurungan.

Terdakwa dijerat Pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 yang diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto Pasal 55 KUH Pidana.(gafar)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya