HTTP Status[404] Errno [0]

IA Gugat ke MK Ingin Buktikan Dugaan Kecurangan Itu Ada

11 February 2013 10:20
IA Gugat ke MK Ingin Buktikan Dugaan Kecurangan Itu Ada
Juru bicara Ilham-Aziz (IA), Selle KS Dalle : "IA ke MK itu bukan soal menang kalah, tapi IA ingin menunjukkan ke publik bahwa angka menang itu karena curang".
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Juru bicara Ilham-Aziz (IA), Selle KS Dalle : "IA ke MK itu bukan soal menang kalah, tapi IA ingin menunjukkan ke publik bahwa angka menang itu karena curang".

Juru bicara Ilham-Aziz (IA), Selle KS Dalle : “IA ke MK itu bukan soal menang kalah, tapi IA ingin menunjukkan ke publik bahwa angka menang itu karena curang”.

BugisPos — Juru bicara (Jubir) Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel 2013 Ilham Arief Sirajuddin-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar (IA) Selle KS Dalle menanggapi klaim kemenangan incumbent Syahrul Yasin Limpo sesuai hasil KPU dan quick count (QC) beberapa lembaga survei yang kesekian kalinya, dimuat salah satu media portal, Senin (11/2/2013).

Syahrul yang juga Ketua Partai Golkar Sulsel itu menyebut gugatan IA di Mahkamah Konstitusi (MK) tidak akan mengganggu posisi kemenangan Sayang (Syahrul-Agus). Menurut mantan Bupati Gowa ini, Pilgub 2013 sudah selesai, Sayang sudah menang 11 persen dari IA.

“Syahrul tidak perlu main distorsi, itu sudah ditahu publik itu, yang tidak ditahu publik adalah kecurangan Syahrul memperoleh angka itu, makanya IA ke MK. Jangan mendistorsi proses hukum di MK. Pilgub itu bukan kemenangan angka-angka saja, tapi ada proses yang harus sesuai aturan demokrasi. IA ke MK itu bukan soal menang kalah, tapi IA ingin menunjukkan ke publik bahwa angka menang itu karena curang,” kata Selle di Media Center IA, Makassar, Senin (11/2/2013).

Sebagaimana dirilis dari Tribun Timur News.com, Selle mengimbau semua pihak agar menghargai proses hukum di MK. Syahrul, kata Selle, tidak perlu seolah-olah mendikte hakim di MK jika memang menghargai proses konstitusi yang ditempuh IA.

Menurut jubir IA ini, Syahrul yang mengklaim menang 11 persen itu sudah diketahui publik. Tapi nanti di MK akan dilihat, bahwa ternyata angka itu karena kecurangan, berarti kemenangan itu berbanding lurus dengan kecurangan yang dilakukan.

“Kalau mau komitment denngan proses hukum yang ada, tunggu MK. Jangan membangun opini seolah-olah mendikte dan mendahului putusan MK. Katanya komit dengan persoalan hukum?. Hargai MK, jangan juga menuduh orang di MK bilang ambisius mau menang, tidak, ini wujud komitmen untuk menegakkan demokrasi yang lebih subtantif, sesuai aturan luber jurdil,” imbau Selle.

Dia menambahkan, andaikan semua persoalan itu selesai di Bawaslu, maka IA tidak ada sampai di MK. “Jadi Syahrul jangan mendistorsi opini publik, kalau 11 persen kecurangan, itu kan tidak sesuai proses demokrasi,” katanya.(gafar)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya